Memalukan! Tim yang Didukung Kalah, Ratusan Suporter di Madina Bikin Rusuh
Senin, 21 November 2022 - 00:54 WIB
loading...
Pertandingan sepak bola antar kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, berakhir ricuh. Suporter kesua kesebelasan terlibat tawuran. Foto/iNews TV/Ahmad Husein Lubis
A
A
A
MANDAILING NATAL - Tindakan memalukan dilakukan suporter sepak bola di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Tidak terima tim yang didukung kalah, ratusan suporter masuk ke dalam lapangan hingga membuat rusuh, dan terlibat tawuran.
Baca juga: Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Dilimpahkan ke Kejati Jatim
Kerusuhan suporter ini terjadi, saat usai laga final pertandingan sepak bola antar kecamatan Bopas Cup, Minggu (20/11/2022). Partai final itu, mempertemukan kesebalasan PS Pulo Padang, dengan Nata FC di Stadion Bonda Kase Madina.
Kesebalasan Nata FC harus mengakui keunggulan PS Pulo Padang, dengan skor tipis 1-2. Diduga karena tidak terima tim yang didukung kalah tipis di partai final, ratusan suporter Nata FC langsung masuk ke lapangan, dan menyerang suporter lawan.
Baca juga: Dramatis! Petugas Gabungan Evakuasi Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Atas Ruko
Tawuran massal antar suporter tak dapat dielakkan lagi. Mereka terlibat saling pukul dengan tangan kosong, dan kayu di tengah lapangan. Bahkan, lemparan kursi juga dilayangkan suporter dari tribun penonton.
Baca juga: Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Dilimpahkan ke Kejati Jatim
Kerusuhan suporter ini terjadi, saat usai laga final pertandingan sepak bola antar kecamatan Bopas Cup, Minggu (20/11/2022). Partai final itu, mempertemukan kesebalasan PS Pulo Padang, dengan Nata FC di Stadion Bonda Kase Madina.
Kesebalasan Nata FC harus mengakui keunggulan PS Pulo Padang, dengan skor tipis 1-2. Diduga karena tidak terima tim yang didukung kalah tipis di partai final, ratusan suporter Nata FC langsung masuk ke lapangan, dan menyerang suporter lawan.
Baca juga: Dramatis! Petugas Gabungan Evakuasi Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Atas Ruko
Tawuran massal antar suporter tak dapat dielakkan lagi. Mereka terlibat saling pukul dengan tangan kosong, dan kayu di tengah lapangan. Bahkan, lemparan kursi juga dilayangkan suporter dari tribun penonton.
Lihat Juga :