Miris! 9 Siswa SD Bully Teman Perempuan hingga Alami Trauma Berat

Minggu, 20 November 2022 - 21:57 WIB
loading...
Miris! 9 Siswa SD Bully Teman Perempuan hingga Alami Trauma Berat
Mediasi bersama dihadiri Kapolsek Peninjauan Iptu H Mardani, Wakapolsek Peninjauan Iptu Ferry Zulfian, Kabid Sekolah Dasar Sobri buntut kasus bullying yang menimpa murid SD yang hingga kini trauma. Foto: MPI/Era Neizma Widya
A A A
OKU - Aksi perundungan atau bullying kembali marak. Kali ini juga terjadi di SD Negeri 159 OKU. Mirisnya, korbannya seorang siswi yang hingga kini masih mengalami trauma. Bahkan, video aksi bullying itu viral di media sosial .

Diketahui aksi bullying itu terjadi pada Rabu (16/11/2022), menurut Rudi Hartono yang mewakili pihak keluarga korban bahwa pihak keluarganya bersedia tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

Baca juga: Sadis! Siswi SD Diinjak-injak dan Dipukuli Beramai-ramai di Kelas

“Dengan syarat pihak keluarga memenuhi permintaan pemulihan psikologis dan pelaku diberikan juga sanksi sosial yang mendidik agar ada efek jera,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi bullying itu dilakukan oleh 9 anak kelas VI SD 159 dengan melakukan perundungan fisik dan psikis terhadap teman sekelasnya, yang mana saat itu wali kelas sedang keluar kelas.



Kesembilan pelajar itu adalah inisial I (kelas V), F (V), Z (V), R (VI), F (IV), F (VI), I (VI) S (VI) dan F (V). Dan kesembilannya telah melakukan perbuatan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban dengan cara menendang, memukul dan menginjak-injak tubuh korban.

Ironisnya lagi, aksi anak-anak dibawah umur ini direkam temannya yang lain lalu diviralkan di medsos. "Sampai saat ini korban masih trauma dan belum bisa diajak berkomunikasi," katanya.

Baca juga: Viral! Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bullying hingga Pingsan

Dinas Pendidikan Ogan Komering Ulu (OKU) pun mengambil langkah tegas yakni usulan pencopotan kepala sekolah dari jabatan pasca video viral seorang siswa SD Negeri 159 OKU jadi korban bullying perundungan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1480 seconds (10.55#12.26)