Mengharukan, Anggota Polsek Laweyan Kumpulkan Donasi Bantu Biaya Persalinan Ibu Hamil Pelaku Pencurian

Sabtu, 12 November 2022 - 09:01 WIB
loading...
Mengharukan, Anggota Polsek Laweyan Kumpulkan Donasi Bantu Biaya Persalinan Ibu Hamil Pelaku Pencurian
Kapolsek Laweyan, AKP Galuh Pandu Pandega bersama seluruh anggotanya mengumpulkan donasi untuk diberikan pada seorang ibu hamil pelaku pencurian. Foto/Ist
A A A
SOLO - Kapolsek Laweyan, AKP Galuh Pandu Pandega bersama seluruh anggotanya mengumpulkan donasi untuk diberikan pada seorang ibu hamil pelaku pencurian.

Donasi yang terkumpul sebagian diberikan sembako, sebagian lagi diberikan dalam bentuk uang untuk membantu ibu tersebut menjalani persalinan.

Baca juga: Temukan Test Pack Anaknya Positif Hamil, Ibu Ini Murka Laporkan Pelaku ke Polisi

“Kami mengumpulkan donasi dari seluruh anggota untuk diberikan,” kata Galuh, dalam keterangannya yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (12/11/2022).

Ibu itu berinisial RN (32) warga Kartasura, Sukoharjo. Dia mencuri sebuah ponsel milik Arnita Hapsari (24) saat sama-sama berbelanja di warung kelontong Bu Yus di Kampung Karangturim, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (10/11/2022) lalu.

Awalnya, RN ini sempat amankan petugas Polsek Laweyan. Namun, dengan pertimbangan kemanusiaan, kasusnya tak diproses pidana, melainkan diselesaikan melalui restorative justice (RJ).

RN mencuri karena butuh uang untuk biaya persalinan. Sumbangan itu diberikan pada Jumat, atau sehari setelah insiden pencurian terjadi.

Baca juga: Anaknya Divonis Dikembalikan ke Orang Tua, Ibu Pelaku Pencurian HP Meneteskan Air Mata

“Kami tetap melakukan pembinaan dan memberikan pengertian mencuri bukan jalan terakhir untuk mendapatkan uang,” kata Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga menegaskan bahwa tidak semua tindak pidana bisa diselesaikan lewat RJ. Ini sesuai dengan Peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2021. Namun demikian, Kapolri juga memerintahkan untuk penegakkan hukum berkeadilan, sebisa mungkin perkara yang ringan bisa diselesaikan di tingkat Bhabinkamtibmas.

“Untuk perkara RN ini kami terapkan restorative justice, semoga bisa bermanfaat untuk semua pihak,” tandasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3733 seconds (10.177#12.26)