Di Paripurna HUT Kota Palopo, Wagub Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ketua RT di Palopo Dipecat Jika Kasus COVID-19 di Wilayahnya Meningkat
Menurut pakar epidemologi kata wagub, diperlukan intervensi dengan menurunkan tim untuk melakukan edukasi ke masyarakat untuk pola kesehatan. Ini pendekatan kecil, termasuk menciptakan kepercayaan sehingga tidak menimbulkan penolakan dari masyarakat.
Selain itu kata wagub, dilakukan kontak tracking terhadap pasien positif. Serta mengintervensi untuk masif dalam rapid test maupun tes swab. Langkah itu kata dia, guna mempercepat identifikasi dan penanganan sebagai upaya memutus penyebaran COVID-19.
Menurut dia, dibutuhkan pemimpin kuat dalam melakukan pencegahan dan memperketat pengawasan protokol kesehatan. Termasuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik hingga di level seperti RT/RW untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan .
“Harus massif tes (rapid dan swab), edukasi, contact tracking, strong leader. Sehingga bisa dilaksanakan bersama dari hulu dan hilir bisa jadi pertimbangan,” imbuhnya.
Dirinya pun membeberkan, bahwa beberapa waktu lalu dia sempat berkunjung ke Kota Palopo. Saat itu dia meninjau lokasi longsor yang memutus jalan Trans Sulawesi poros Kota Palopo-Toraja Utara.
“Sebelumnya berita duka atas musibah longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kita turun membawakan bantuan. Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Walikota, TNI dan Polri yang sigap turun (lokasi longsor). Dan Alhamdulillah Bapak Menteri PUPR yang juga sudah turun dan memberikan solusi,” jelasnya.
Menurut pakar epidemologi kata wagub, diperlukan intervensi dengan menurunkan tim untuk melakukan edukasi ke masyarakat untuk pola kesehatan. Ini pendekatan kecil, termasuk menciptakan kepercayaan sehingga tidak menimbulkan penolakan dari masyarakat.
Selain itu kata wagub, dilakukan kontak tracking terhadap pasien positif. Serta mengintervensi untuk masif dalam rapid test maupun tes swab. Langkah itu kata dia, guna mempercepat identifikasi dan penanganan sebagai upaya memutus penyebaran COVID-19.
Menurut dia, dibutuhkan pemimpin kuat dalam melakukan pencegahan dan memperketat pengawasan protokol kesehatan. Termasuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik hingga di level seperti RT/RW untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan .
“Harus massif tes (rapid dan swab), edukasi, contact tracking, strong leader. Sehingga bisa dilaksanakan bersama dari hulu dan hilir bisa jadi pertimbangan,” imbuhnya.
Dirinya pun membeberkan, bahwa beberapa waktu lalu dia sempat berkunjung ke Kota Palopo. Saat itu dia meninjau lokasi longsor yang memutus jalan Trans Sulawesi poros Kota Palopo-Toraja Utara.
“Sebelumnya berita duka atas musibah longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kita turun membawakan bantuan. Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Walikota, TNI dan Polri yang sigap turun (lokasi longsor). Dan Alhamdulillah Bapak Menteri PUPR yang juga sudah turun dan memberikan solusi,” jelasnya.
Lihat Juga :