Wali Kota Palopo Sebut Mahasiswa Peserta Aksi Penolakan Omnibus Law Radikal

Senin, 12 Oktober 2020 - 17:16 WIB
loading...
Wali Kota Palopo Sebut...
Wali Kota Palopo HM Judas Amir menuding mahasiswa yang melakukan aksi penolakan undang-undang Omnibus Law di Kota Palopo sebagai radikal. iNews TV/Nasruddin
A A A
PALOPO - Wali Kota Palopo HM Judas Amir menuding mahasiswa yang melakukan aksi penolakan undang-undang Omnibus Law di Kota Palopo sebagai radikal.

HM Judas Amir menyampaikan tudingan tersebut saat para mahasiswa tengah melaksanakan audiensi di Lantai II Kantor Wali Kota Palopo , Senin (12/10) sore.

Muhammad Satrio salah satu peserta aski mengaku heran dengan tudingan itu. "Kita hanya sampaikan orasi dan dilindungi undang-undang kok langsung di tuding radikal" ungkap satrio yang ditemui di sela-sela unjuk rasa.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kota Palopo ini menekankan agar mahasiswa yang bukan berdomisili palopo agar tidak ikut berunjuk rasa. "Kalau bukan KTP Palopo jangan ikut demo " tegas Judas Amir

Jenderal Lapangan Muhaimin Ilyas langsung merespon pernyataan itu, menurutnya jika mahasiswa yang dari luar daerah dilarang ikut menyuarakan aspirasi penolakan pengesahan undang-undang Omnibus Law maka polisi dari luar daerah juga tidak boleh ikut melakukan pengamanan. (Baca: Pria Lajang di Mojokerto Sebar Hoaks Polsek Sarang Teroris).

"Banyak dari kami kulia di Kota Palopo tapi berdomisili di luar daerah jika itu dilarang kami tegaskan polisi dari luar daerah khususnya Brimob agar tidak ikut ambil bagian dalam melakukan pengamanan," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Rekomendasi
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved