Wagub Sulsel Ajak Warga Bahu-membahu Bantu Korban Banjir
Senin, 21 Desember 2020 - 07:30 WIB
loading...
Tim SAR saat melakukan evakuasi warga Perumnas Antang, Blok X, Kecamatan Manggala, Makassar, menggunakan perahu karet. Foto: SINDONews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memantau langsung beberapa titik lokasi banjir di Kota Makassar , Minggu (20/12/2020), salah satu di Kawasan Perumnas Antang, Blok X, Manggala .
Dia tiba di posko pengungsian yang berada di Blok X Perumnas Antang, tepatnya di Masjid Jabal Nur. Di sana, orang nomor dua di Sulsel itu menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak banjir. Tercatat ada sekitar 31 KK yang mengungsi di masjid itu. Dalam kesempatannya, Andi Sudirman berbincang dengan para pengungsi. (Baca Juga: Kapolrestabes Makassar Minta Jajarannya Tanggap Banjir)
Termasuk kepada orang tua yang baru memiliki bayi berusia 10 yang terpaksa ikut diungsikan. Dia mengingatkan agar para pengungsi tetap bersabar menghadapi kondisi ini. Sekaligus mengingatkan agar tetap disiplin menerapkan standar protokol. Masker juga turut dibagikan di tempat pengungsian itu. "Mari seluruh wargaku tercinta bahu membahu membantu mereka di tengah bencana banjir ini," pintanya.
Usai di lokasi itu, Wagub Sulsel menuju lokasi banjir di Romang Tangaya. Bersama tim relawan, Andi Sudirman ikut mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumah. Kemudian dievakuasi ke titik pengungsian yang jaraknya sekitar 3 kilometer.
“Kami turun karena ada ibu dan balita kembarnya dari laporan tidak mau dievakuasi. Saya langsung turun karena balita itu berisiko jika air naik lagi elevasinya," papar Andi Sudirman. (Baca Juga: Ratusan Makam Terbongkar, Warga Ngeri Lihat Kain Kafan Berserakan dan Tulang Jenazah)
Dia tiba di posko pengungsian yang berada di Blok X Perumnas Antang, tepatnya di Masjid Jabal Nur. Di sana, orang nomor dua di Sulsel itu menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak banjir. Tercatat ada sekitar 31 KK yang mengungsi di masjid itu. Dalam kesempatannya, Andi Sudirman berbincang dengan para pengungsi. (Baca Juga: Kapolrestabes Makassar Minta Jajarannya Tanggap Banjir)
Termasuk kepada orang tua yang baru memiliki bayi berusia 10 yang terpaksa ikut diungsikan. Dia mengingatkan agar para pengungsi tetap bersabar menghadapi kondisi ini. Sekaligus mengingatkan agar tetap disiplin menerapkan standar protokol. Masker juga turut dibagikan di tempat pengungsian itu. "Mari seluruh wargaku tercinta bahu membahu membantu mereka di tengah bencana banjir ini," pintanya.
Usai di lokasi itu, Wagub Sulsel menuju lokasi banjir di Romang Tangaya. Bersama tim relawan, Andi Sudirman ikut mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumah. Kemudian dievakuasi ke titik pengungsian yang jaraknya sekitar 3 kilometer.
“Kami turun karena ada ibu dan balita kembarnya dari laporan tidak mau dievakuasi. Saya langsung turun karena balita itu berisiko jika air naik lagi elevasinya," papar Andi Sudirman. (Baca Juga: Ratusan Makam Terbongkar, Warga Ngeri Lihat Kain Kafan Berserakan dan Tulang Jenazah)
Lihat Juga :