Kasus Suap Bupati Bengkalis, Eks Ketua DPRD Sebut Bagikan Rp2 M untuk Kolega

Jum'at, 03 Juli 2020 - 01:48 WIB
loading...
Kasus Suap Bupati Bengkalis,...
Pengadilan Negeri Pekanbaru menghadirkan sejumlah saksi dalam kasus suap Bupati Bengkalis, Riau non aktif Amril Mukminan. Foto/Banda Haruddin Tanjung
A A A
PEKANBARU - Pengadilan Negeri Pekanbaru menghadirkan sejumlah saksi dalam kasus suap Bupati Bengkalis, Riau non aktif Amril Mukminan. Salah satu saksi yang diminta keterangan adalah eks Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah. Jamal sendiri saat ini ditahan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Dalam keterangannya di hadapan majeles hakim, dia menyebut dalam proyek pembangunan Jalan Duri–Sungai Pakning dana yang disiapkan untuk anggota dewan saat itu adalah Rp2 miliar. Uang itu berasal dari PT Citra Gading Asritama (CGA) selaku kontraktor pekerja. (Baca juga: Rekor, 204 Karyawan Perusahaan Tambang di Halmahera Positif COVID-19 )

"Ada seperti tradisi ketok palu itu ada uang sagu hati," kata Jamal yang dimintai keterangan lewat virtual pada mejelis hakim dan pengnjung sidang Kamis (2/7/2020) sore.

Ketua DPRD Bengkalis, priode 2009-2014 ini menyatakan, setiap anggota mendapat 'jatah' berbeda beda. Untuk Ketua Banggar dan Ketua DPRD Bengkalis mendapat RP100 juta untuk ketok palu pengesahaan dalam proyek multi years Jalan Duri–Sungai Pakning. Jatuh juga diberikan kepada Indra Gunawan alias Eet yang saat itu berada di Banggar dan saat ini menjabat Ketua DPRD Riau. (Baca juga: 9 Begal Sadis Cirebon Diringkus, Beraksi Malam Hari dengan Sasaran Perempuan )

"Untuk anggota lain dapat, jumlahnya berbeda beda. Saya juga ambil jatah saya," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Pekerja...
Perlindungan Pekerja di Bengkalis Diperkuat, Legislator Perindo Dorong Ranperda Jaminan Sosial
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Tanpa Sekat, Laurensius...
Tanpa Sekat, Laurensius Tampubolon Dengarkan Curhatan dan Harapan Warga Bengkalis
OTT KPK Terhadap Hakim...
OTT KPK Terhadap Hakim PN Depok Terkait Kasus Dugaan Suap Sengketa Lahan
Kronologi OTT KPK Tangkap...
Kronologi OTT KPK Tangkap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok
KPK Periksa Ketua DPD...
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono terkait Kasus Suap di Pemkab Bekasi
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
3 Hakim Diperiksa KPK,...
3 Hakim Diperiksa KPK, Proses Eksekusi Lahan hingga Aset Tersangka Ditelusuri
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Rekomendasi
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved