Polisi Dalami Keterlibatan Pihak Pondok Gontor dan Rumah Sakit Tutupi Kematian Santri

Selasa, 13 September 2022 - 09:09 WIB
loading...
Polisi Dalami Keterlibatan Pihak Pondok Gontor dan Rumah Sakit Tutupi Kematian Santri
Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menyebut akan mendalami keterlibatan pihak pondok atas kematian santri yang diduga dianiaya.Foto/Subekhi
A A A
PONOROGO - Pengusutan kasus santri Pondok Gontor yang diduga tewas dianiaya seniornya terus berlanjut. Setelah menetapkan dua tersangka dan menahannya, polisi terus mengembangkan penyidikan. Termasuk mengusut keterlibatan pondok dan rumah sakit yang diduga berupaya menutupi kematian korban AM, santri asal Palembang ini.

Dalam mengembangkan penyidikan ini, Polres Ponorogo dibekap penuh Polda Jatim. Sangat dimungkinkan akan muncul tersangka baru selain dua tersangka yang sudah ditahan, yaitu MFA asal Tanah Datar dan IH dari Pangkalpinang.

Baca juga: 2 Tersangka Tendang dan Pukul Perut Santri Ponpes Gontor hingga Tewas

Menurut Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, polisi terus mengumpulkan alat bukti, apakah dua tersangka ini bisa melibatkan orang lain atau tidak. "Berikutnya, bagaimana tanggung jawab pihak pondok terkait kejadian ini. Ini masih berproses," terang Nico saat di Mapolres Ponorogo, Senin (12/9/2022).

Nico menambahkan, keluarga korban juga akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan yang berjalan. "Informasinya, keluarga korban akan datang ke sini. Nanti akan kita ambil keterangan dari keluarga korban," tambah Nico.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan santri Ponpes Gontor Ponorogo hingga tewas memasuki babak baru. Polres Ponorogo menetapkan dua tersangka dugaan penganiayaan yang merupakan kakak kelas atau senior korban, Albar Mahdi.



Kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Ponorogo, yaitu MFA asal Tanah Datar, Sumatera Barat dan IH, santri dari Pangkalpinang, Bangka Belitung. Keduanya masih di bawah umur sehingga penahanannya di rumah tahanan anak.

Penetapan kedua tersangka ini setelah polisi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi serta autopsi jenazah santri asal Palembang ini.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1604 seconds (11.210#12.26)