Megahnya Bangunan di Ibu Kota Kerajaan Majapahit, Ada Gedung Tinggi Berukiran Indah
Jum'at, 02 September 2022 - 13:00 WIB
loading...
Kerajaan Majapahit dikenal sebagai kerajaan yang besar dan termashyur di masanya. Konon sebagai kerajaan besar Majapahit memiliki ibu kota yang luas, lengkap dengan istananya. Foto ilustrasi
A
A
A
Kerajaan Majapahit dikenal sebagai kerajaan yang besar dan termasyur di masanya. Konon sebagai kerajaan besar Majapahit memiliki ibu kota yang luas, lengkap dengan istananya. Beberapa bangunan mulai dari Alun-alun keraton hingga balai-balai yang menjadi bagian dari kompleks istana .
Tembok batu merah tebal lagi tinggi mengelilingi keraton di ibu kota kerajaan. Tembok batu ini juga sekaligus menjadi benteng bagi keraton Majapahit, sebagaimana dikutip dari buku Prof. Slamet Muljana berjudul "Menuju Puncak Kemegahan : Sejarah Kerajaan Majapahit". Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Raden Wijaya, Hancurkan 18.000 Pasukan Mongol
Pintu besar di sebelah barat yang disebut purawaktra menghadap ke lapangan luas. Di tengah lapangan itu mengalir parit yang mengelilingi lapangan, di tepi benteng ditanami pohon beringin atau brahmastana, berderet-deret memanjang dan berbagai bentuknya. Di situlah tempat tunggu para perwira yang sedang meronda menjaga paseban.
Di sebelah utara ada lagu gapura, pintunya besi, alun-alun keraton membujur dari utara ke selatan. Di dalam benteng, terdapat pura di tengah-tengah benteng, yang terletak di sebelah timur pintu besi adalah panggung tinggi, lantainya berlapis batu putih, deretan gedung-gedung yang berhimpit membujur ke selatan.
Tembok batu merah tebal lagi tinggi mengelilingi keraton di ibu kota kerajaan. Tembok batu ini juga sekaligus menjadi benteng bagi keraton Majapahit, sebagaimana dikutip dari buku Prof. Slamet Muljana berjudul "Menuju Puncak Kemegahan : Sejarah Kerajaan Majapahit". Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Raden Wijaya, Hancurkan 18.000 Pasukan Mongol
Pintu besar di sebelah barat yang disebut purawaktra menghadap ke lapangan luas. Di tengah lapangan itu mengalir parit yang mengelilingi lapangan, di tepi benteng ditanami pohon beringin atau brahmastana, berderet-deret memanjang dan berbagai bentuknya. Di situlah tempat tunggu para perwira yang sedang meronda menjaga paseban.
Di sebelah utara ada lagu gapura, pintunya besi, alun-alun keraton membujur dari utara ke selatan. Di dalam benteng, terdapat pura di tengah-tengah benteng, yang terletak di sebelah timur pintu besi adalah panggung tinggi, lantainya berlapis batu putih, deretan gedung-gedung yang berhimpit membujur ke selatan.
Lihat Juga :