alexametrics

Warga Banyuasin Terima BLT dan Bantuan Pangan Tahap Kedua

loading...
Warga Banyuasin Terima BLT dan Bantuan Pangan Tahap Kedua
Warga Banyuasin Terima BLT dan Bantuan Pangan Tahap Kedua. Foto/SINDOnews/Dede Feb
A+ A-
PANGKALAN BALAI - Pemkab Banyuasin membagikan bantuan sosial COVID-19 tahap kedua, berupa Bantuan Langsung Tunai Bantuan Bupati (BLT-BB) kepada 22.952 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), BLT Dana Desa 43.014 KPM dan bantuan pangan 52.229 KPM.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, total penerima bansos dari Pemkab Banyuasin berjumlah 118.195 KPM atau sekitar 80 persen lebih dari jumlah Kepala Keluarga yang tersebar di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin.

"Sejak Senin (29/06), Bansos COVID-19 tahap kedua sudah mulai kita kucurkan kepada masyarakat dengan jumlah 118.195 KPM yang terdiri dari BLT-BB, BLT-DD dan bantuan pangan," ujar Askolani, Rabu (01/07/2020).



Bansos tersebut, kata Askolani, menyasar berbagai elemen masyarakat yang terdampak COVID-19, tidak hanya masyarakat miskin tetapi juga para pekerja non formal seperti tukang ojek, pedagang kaki lima, petani miskin, para guru gaji, tukang tambal ban, sopir angkot yang tidak beroperasi, para pemuda penggiat usaha UMKM, dan komponen masyarakat lainnya.

"Bantuan sosial yang kita bagikan ini sudah mengakomodir sekitar 80 persen Kepala Keluarga yang ada di Kabupaten Banyuasin. Ini jumlah yang sangat banyak sekali. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat," kata Askolani.

Kepala Dinsos Banyuasin, Alamsyah menjelaskan BLT-BB berkurang 1.877 KPM dari semula 24.829 KPM pada tahap pertama menjadi 22.952 KPM pada tahap kedua.

Berkurangnya jumlah tersebut karena mereka telah terdaftar dan menerima bantuan dari Kementerian Sosial seperti Bansos Tunai (BST), Perluasan BSP dan tambahan PKH.

"Karena terdaftar ganda, maka 334 buah ATM ditarik dan uang tunai yang dikembalikan Rp934.100.000 ATM dikembalikan oleh Camat ke Bank Sumsel Babel, sedangkan uang tunai dikembalikan ke Dinsos untuk dikembalikan ke rekening daerah," jelasnya.

Sedangkan untuk penerima bantuan pangan dari Bupati Banyuasin berjumlah 52.229 KPM. Bantuan pangan ini diperuntukan warga miskin yang tidak mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun bantuan BLTBB dan BLTDD.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Banyuasin, Roni Utama mengatakan, bahwa KPM penerima BLTDD bertambah 4.939 KPM, dari 38.075 KPM pada pembagian tahap pertama dan pada tahap kedua bertambah menjadi 43.014 KPM.

Menurutnya, penambahan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Banyuasin nomor 511/KPTS/DPMD/2020 tentang perubahan atas Keputusan Bupati Banyuasin nomor 426/KPTS/DPMD/2020 tentang penetapan pemerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun anggaran 2020.

"Pagu BLTDD 48.370 KPM, BLT terpakai 38.075 KPM, ada penambahan 4.939 KPM, 3.074 KPM pergantian dan 668 KPM pengalihan sehingga sisanya 5.356 KPM," ucap Roni.

Penyaluran BLT tahap kedua, lanjut Roni, didistribusikan secara tunai langsung ke KPM. Hal ini dilakukan karena ada penambahan KPM yang belum sempat dibuatkan rekening. Ada ATM KPM ganda yang dikembalikan belum direkap oleh bank, jadi agar tidak tumpang tindih untuk tahap kedua tersebut maka diberikan secara tunai. (Baca juga: Beraksi Siang Bolong, Begal di Palembang Rampas Mobil Wanita)

"Meskipun diberikan secara tunai, namun proses pembagiannya tetap dikawal oleh Satgas yang sudah dibentuk dengan jumlah 325 satgas yang terdiri dari 10 elemen masyarakat dan pemerintahan seperti Polisi, TNI, unsur desa kades, RT, kadus, KNPI, Karang Taruna, unsur kecamatan, pendamping PKH, pendamping desa, anggota DPRD dapil, Satpol PP dan petugas bank penyalur bantuan," tandasnya.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak