Warga Banyuasin Terima BLT dan Bantuan Pangan Tahap Kedua

Rabu, 01 Juli 2020 - 10:25 WIB
loading...
Warga Banyuasin Terima...
Warga Banyuasin Terima BLT dan Bantuan Pangan Tahap Kedua. Foto/SINDOnews/Dede Feb
A A A
PANGKALAN BALAI - Pemkab Banyuasin membagikan bantuan sosial COVID-19 tahap kedua, berupa Bantuan Langsung Tunai Bantuan Bupati (BLT-BB) kepada 22.952 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), BLT Dana Desa 43.014 KPM dan bantuan pangan 52.229 KPM.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, total penerima bansos dari Pemkab Banyuasin berjumlah 118.195 KPM atau sekitar 80 persen lebih dari jumlah Kepala Keluarga yang tersebar di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin.

"Sejak Senin (29/06), Bansos COVID-19 tahap kedua sudah mulai kita kucurkan kepada masyarakat dengan jumlah 118.195 KPM yang terdiri dari BLT-BB, BLT-DD dan bantuan pangan," ujar Askolani, Rabu (01/07/2020).

Bansos tersebut, kata Askolani, menyasar berbagai elemen masyarakat yang terdampak COVID-19, tidak hanya masyarakat miskin tetapi juga para pekerja non formal seperti tukang ojek, pedagang kaki lima, petani miskin, para guru gaji, tukang tambal ban, sopir angkot yang tidak beroperasi, para pemuda penggiat usaha UMKM, dan komponen masyarakat lainnya.

"Bantuan sosial yang kita bagikan ini sudah mengakomodir sekitar 80 persen Kepala Keluarga yang ada di Kabupaten Banyuasin. Ini jumlah yang sangat banyak sekali. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat," kata Askolani.

Kepala Dinsos Banyuasin, Alamsyah menjelaskan BLT-BB berkurang 1.877 KPM dari semula 24.829 KPM pada tahap pertama menjadi 22.952 KPM pada tahap kedua.

Berkurangnya jumlah tersebut karena mereka telah terdaftar dan menerima bantuan dari Kementerian Sosial seperti Bansos Tunai (BST), Perluasan BSP dan tambahan PKH.

"Karena terdaftar ganda, maka 334 buah ATM ditarik dan uang tunai yang dikembalikan Rp934.100.000 ATM dikembalikan oleh Camat ke Bank Sumsel Babel, sedangkan uang tunai dikembalikan ke Dinsos untuk dikembalikan ke rekening daerah," jelasnya.

Sedangkan untuk penerima bantuan pangan dari Bupati Banyuasin berjumlah 52.229 KPM. Bantuan pangan ini diperuntukan warga miskin yang tidak mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun bantuan BLTBB dan BLTDD.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Banyuasin, Roni Utama mengatakan, bahwa KPM penerima BLTDD bertambah 4.939 KPM, dari 38.075 KPM pada pembagian tahap pertama dan pada tahap kedua bertambah menjadi 43.014 KPM.

Menurutnya, penambahan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Banyuasin nomor 511/KPTS/DPMD/2020 tentang perubahan atas Keputusan Bupati Banyuasin nomor 426/KPTS/DPMD/2020 tentang penetapan pemerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun anggaran 2020.

"Pagu BLTDD 48.370 KPM, BLT terpakai 38.075 KPM, ada penambahan 4.939 KPM, 3.074 KPM pergantian dan 668 KPM pengalihan sehingga sisanya 5.356 KPM," ucap Roni.

Penyaluran BLT tahap kedua, lanjut Roni, didistribusikan secara tunai langsung ke KPM. Hal ini dilakukan karena ada penambahan KPM yang belum sempat dibuatkan rekening. Ada ATM KPM ganda yang dikembalikan belum direkap oleh bank, jadi agar tidak tumpang tindih untuk tahap kedua tersebut maka diberikan secara tunai. (Baca juga: Beraksi Siang Bolong, Begal di Palembang Rampas Mobil Wanita)

"Meskipun diberikan secara tunai, namun proses pembagiannya tetap dikawal oleh Satgas yang sudah dibentuk dengan jumlah 325 satgas yang terdiri dari 10 elemen masyarakat dan pemerintahan seperti Polisi, TNI, unsur desa kades, RT, kadus, KNPI, Karang Taruna, unsur kecamatan, pendamping PKH, pendamping desa, anggota DPRD dapil, Satpol PP dan petugas bank penyalur bantuan," tandasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Takut Ditangkap ICC,...
Takut Ditangkap ICC, Netanyahu Minta Bantuan Inggris dan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved