Demi Anting Emas, Mama Muda Ini Cekik Balita hingga Tak Sadarkan Diri

Senin, 15 Agustus 2022 - 19:16 WIB
loading...
Demi Anting Emas, Mama Muda Ini Cekik Balita hingga Tak Sadarkan Diri
Gadis 27 di OKI ini hanya bisa tertunduk saat polisi menangkap dan menginterogasinya di kantor polisi usai mencekik bocah berumur 5 tahun hingga tak sadarkan diri. Foto: MPI/Fitriadi
A A A
OGAN KOMERING ILIR - Seorang mama muda (27) bernama Putri Bin Dul Hasan, warga Desa Rawang Besar Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tega mencekik leher bocah berusia 5 tahun hingga tak sadarkan diri.

Aksi itu dilakukan pelaku karena ingin memiliki anting emas yang ada di leher telinga korban berinisial LBM (5). Diketahui, korban dan tersangka masih memiliki hubungan keluarga, korban adalah cucu tersangka.

Baca juga: Beraksi di 10 TKP, Spesialis Pencurian Kos-kosan Wanita di Palembang Diciduk Polisi

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim, AKP Jatrat Tunggal menyebutkan, peristiwa itu terjadi 14 Februari 2022 lalu. Saat itu tersangka memanggil korban yang sedang bermain di depan rumahnya.



Selanjutnya tersangka mengajak korban menuju Desa Rawang Rawang, namun di tengah perjalanan tepatnya di kebun duku, tersangka mengajak korban berhenti sebentar dengan alasan untuk menemaninya buang air kecil.

“Seketika itulah tersangka nekat melakukan aksinya kepada korban, mencekik leher dengan menggunakan tali baju milik tersangka,” beber AKP Jatrat Tunggal didampingi Kanit PPA, Ipda Aryuni Aulia, Senin (15/8/2022).

Baca juga: 4 Preman Pemalak Sopir Truk di Jembatan Ogan Diciduk Polisi

Selanjutnya kata Jatrat, pelaku membekap mata dan mulut korban hingga korban tak berdaya dan tak sadarkan diri. Selanjutnya mengambil anting mas milik korban seberat 1/4 suku dan meninggalkan korban di tempat kejadian.

“Beruntung, korban sadar dan menjerit meminta tolong kepada warga. Alhasil korban diselamatkan warga yang langsung membawanya ke rumah sakit dan mengantarnya pulang ke rumah,” ungkapnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1906 seconds (10.177#12.26)