Alumni Talk FEB Unisma: Kampus Merdeka Bangun Budaya Ilmiah Baru
Senin, 29 Juni 2020 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu dia mengajak alumni berperan dalam mendukung program "Kampus Merdeka", dimana terdapat kebijakan yang memberikan kewenangan perguruan tinggi untuk akreditasi secara sukarela, serta hak kepada mahasiswa untuk berkreasi selama tiga semester di luar prodi dan perguruan tinggi.
"Kampus Merdeka" juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membekali diri, dan menyalurkan minat serta bakatnya. "Di sinilah kita lihat, alumni memiliki potensi dukungan dalam meningkatkan kualitas program tracer study alumni maupun implementasi delapan program merdeka belajar," imbuhnya.
Delapan program merdeka berlajar yang ditawarkan antara lain, magang atau praktik kerja, proyek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, wirausaha, penelitian atau riset, proyek independen, dan proyek kemanusiaan.
Untuk itu, menurutnya FEB Unisma menggandeng dan mengajak alumni untuk bersinergi dalam implementasi program "Kampus Merdeka" dengan memandang pada tiga peran strategis alumni bagi perguruan tinggi.
(Baca juga: Dari Ketinggian 6000 Kaki, Prajurit Marinir Menyerbu Situbondo )
Sementara itu Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unisma, M. Nuruddin mengatakan, kebijakan "Kampus Merdeka" itu merupakan subtansi kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadim Makarim untuk mengurangi hambatan kekakuan formalitas konstruksi pendidikan tinggi.
Dalam empat isu strategis "Kampus Merdeka" atau merdeka belajar itu, menurut pria yang akrab disapa Gus Din ini, antara lain memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih satuan kegiatan semester.
"Kampus Merdeka" juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membekali diri, dan menyalurkan minat serta bakatnya. "Di sinilah kita lihat, alumni memiliki potensi dukungan dalam meningkatkan kualitas program tracer study alumni maupun implementasi delapan program merdeka belajar," imbuhnya.
Delapan program merdeka berlajar yang ditawarkan antara lain, magang atau praktik kerja, proyek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, wirausaha, penelitian atau riset, proyek independen, dan proyek kemanusiaan.
Untuk itu, menurutnya FEB Unisma menggandeng dan mengajak alumni untuk bersinergi dalam implementasi program "Kampus Merdeka" dengan memandang pada tiga peran strategis alumni bagi perguruan tinggi.
(Baca juga: Dari Ketinggian 6000 Kaki, Prajurit Marinir Menyerbu Situbondo )
Sementara itu Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unisma, M. Nuruddin mengatakan, kebijakan "Kampus Merdeka" itu merupakan subtansi kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadim Makarim untuk mengurangi hambatan kekakuan formalitas konstruksi pendidikan tinggi.
Dalam empat isu strategis "Kampus Merdeka" atau merdeka belajar itu, menurut pria yang akrab disapa Gus Din ini, antara lain memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih satuan kegiatan semester.
Lihat Juga :