Duel 2 Pelajar di Karimun Viral, Begini Keprihatinan Pemerhati Anak

Sabtu, 30 Juli 2022 - 15:09 WIB
loading...
Duel 2 Pelajar di Karimun Viral, Begini Keprihatinan Pemerhati Anak
Perkelahi dua pelajar di Kabupaten Karimun viral di media sosial, hingga memicu keprihatinan banyak pihak. Foto/Ilustrasi
A A A
KARIMUN - Dua pelajar SMK Negeri 1 Kabupaten Karimun, terlibat duel. Video perkelahian keduanya, menjadi viral di media sosial. Video tersebut, sengaja direkam oleh teman-teman pelaku perkelahian dan diunggah ke media sosial.

Baca juga: Viral! Pelajar Putri Berseragam SD dan SMP Duel 1 Lawan 1 di Jalan

Pemerhati anak, Erry Syahrial merasa sangat prihatin atas kasus perkelahian yang melibatkan dua pelajar SMK Negeri 1 Kabupaten Karimun. "Videonya viral di media sosial," ungkapnya.



Erry Syahrial sangat menyayangkan perbuatan kedua pelajar tersebut, apalagi mereka berkelahi ketika masih memakai seragam sekolah dan ditonton puluhan siswa lainnya. "Perbuatan keduanya mencoreng nama baik sekolah dan dunia pendidikan," ujar dia.

Baca juga: Dobrak Kamar Kos, Satpol PP Dapati Pasangan Tak Berbaju Bercucuran Keringat

Mantan Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri itu menilai, perkelahian kedua siswa itu salah satunya akibat kurangnya pengawasan guru maupun orang tua.

Dia mendorong kedua siswa ini diberikan pembinaan kedisplinan oleh pihak sekolah, guna menimbulkan efek jera sehingga kejadian serupa tak terulang kembali. "Kami juga minta aparat keamanan menindak tegas apabila perkelahian sesama siswa terjadi lagi, agar jangan sampai menimbulkan korban,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Karimun, Mastur menyampaikan perkelahian tersebut dipicu masalah alat musik gitar yang diperebutkan kedua pelaku. Dia mengaku telah memfasilitasi dan memanggil orang tua kedua siswa tersebut, untuk dilakukan mediasi.

Baca juga: Sehari Usai Istri Meninggal, Pria Musi Rawas Perkosa Gadis Desa

Kedua belah pihak juga diminta menandatangani surat pernyataan, untuk tidak mengulangi perkelahian tersebut. "Apabila dikemudian hari keduanya kembali berkelahi, maka kami akan mengembalikan mereka ke orang tua masing-masing," kata Mastur.

Sementara terhadap siswa yang menonton perkelahian tersebut, juga dilakukan pembinaan, imbauan serta penyuluhan oleh personel Polsek Tebing, Polres Karimun, dan Satpol PP Kabupaten karimun

Kapolsek Tebing, AKP Brasta Pratama Putra turut mengimbau seluruh pelajar di daerah itu, khususnya SMK Negeri 1 Karimun supaya tidak terlibat perkelahian karena dapat merugikan diri sendiri maupun orangtua. "Pelajar terlibat perkelahian juga bisa dikenai sanksi pihak sekolah, bahkan mengalami kerugian dari segi materi hingga jadi korban," pungkasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1351 seconds (10.101#12.26)