Hasil Uji Lab BBVet Maros: 6 Ekor Sapi di Moncongloe Lappara Positif PMK
Selasa, 26 Juli 2022 - 19:24 WIB
loading...
Sebanyak enam ekor sapi di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros dinyatakan positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAROS - Sebanyak enam ekor sapi di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros dinyatakan positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal itu berdasarkan hasil uji laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros yang telah keluar pada Selasa (26/7/2022) sore.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Muhammad Danial, membenarkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap sampel enam ekor sapi di Mongcongloe Lappara dinyatakan positif PMK . "Ada enam ekor yang positif, empat ekor induk sapi dan dua ekor anak," sebutnya.
Baca Juga: Enam Ekor Sapi di Desa Moncongloe Lappara Maros Terindikasi Terjangkit PMK
Dia juga mengatakan, kalau pihaknya tengah melakukan upaya isolasi terhadap enam ekor sapi yang positif PMK. Bahkan petugas UPTD Puskeswan Maros telah memisahkan dengan ternak lainnya.
Danial juga mengatakan, pihaknya telah melakukan sanitasi kandang, serta memberikan vitamin. Pemberian vitamin dilakukan agar daya tahan tubuh atau imunnya kuat.
Mengenai dari mana asal virus PMK ini, dia menjelaskan, ada kemungkinan diperoleh dari manusia atau kendaraan yang pernah digunakan ke lokasi PMK di luar Maros.
"Penularannya-kan bisa juga melalui udara. Jadi bisa saja ada orang atau kendaraan yang pernah digunakan ke salah stau lokasi yang terjangkit PMK . Kemudian datang ke lokasi kita yang saat ini ditemukan PMK. Karena sapi nya juga bukan dari luar," urainya.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Muhammad Danial, membenarkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap sampel enam ekor sapi di Mongcongloe Lappara dinyatakan positif PMK . "Ada enam ekor yang positif, empat ekor induk sapi dan dua ekor anak," sebutnya.
Baca Juga: Enam Ekor Sapi di Desa Moncongloe Lappara Maros Terindikasi Terjangkit PMK
Dia juga mengatakan, kalau pihaknya tengah melakukan upaya isolasi terhadap enam ekor sapi yang positif PMK. Bahkan petugas UPTD Puskeswan Maros telah memisahkan dengan ternak lainnya.
Danial juga mengatakan, pihaknya telah melakukan sanitasi kandang, serta memberikan vitamin. Pemberian vitamin dilakukan agar daya tahan tubuh atau imunnya kuat.
Mengenai dari mana asal virus PMK ini, dia menjelaskan, ada kemungkinan diperoleh dari manusia atau kendaraan yang pernah digunakan ke lokasi PMK di luar Maros.
"Penularannya-kan bisa juga melalui udara. Jadi bisa saja ada orang atau kendaraan yang pernah digunakan ke salah stau lokasi yang terjangkit PMK . Kemudian datang ke lokasi kita yang saat ini ditemukan PMK. Karena sapi nya juga bukan dari luar," urainya.
Lihat Juga :