Rapid Test di Bandung, BIN Bantu Jabar Tekan Penularan Covid-19
Jum'at, 26 Juni 2020 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih atas bantuan rapid test oleh BIN. Kang Emil menyebut perang melawan Covid-19 memang harus dilakukan bersama, baik intansi pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.
"Dari kemarin sampai besok akan ada pengetesan kepada masyarakat di Gedung Sate dan nanti akan diteruskan di wilayah-wilayah jawa barat lainnya terdiri dari dua prosedur. Prosedur pertama adalah rapid test, nanti bila ada yang reaktif dalam waktu yang bersamaan itu langsung ada dua mobil dengan mesin PCR untuk melakukan swab," katanya.
Kang Emil juga memberikan info kepada BIN bahwa angka Ro (penularan) di Jawa Barat berhasil ditekan di bawah 1. Namun kondisi ini dianggap masih dalam tahap kewaspadaan.
Di sisi lain, Emil telah memutuskan untuk mengakhiri masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat hari ini.
"Tadi saya laporkan ke BIN bahwa Jawa Barat 80% berita baik. 20% berita kewaspadaan yang harus terus ditingkatkan. Seluruh Jawa Barat hari ini tidak ada PSBB. Sudah diputuskan kita semuanya 100% melakukan AKB (adaptasi kebiasaan baru). Angka reproduksi Covid-19 sudah di bawah 1 dalam 6 minggu. Artinya walaupun judulnya AKB, kewaspadaan tidak turun," jelasnya.
"Dari kemarin sampai besok akan ada pengetesan kepada masyarakat di Gedung Sate dan nanti akan diteruskan di wilayah-wilayah jawa barat lainnya terdiri dari dua prosedur. Prosedur pertama adalah rapid test, nanti bila ada yang reaktif dalam waktu yang bersamaan itu langsung ada dua mobil dengan mesin PCR untuk melakukan swab," katanya.
Kang Emil juga memberikan info kepada BIN bahwa angka Ro (penularan) di Jawa Barat berhasil ditekan di bawah 1. Namun kondisi ini dianggap masih dalam tahap kewaspadaan.
Di sisi lain, Emil telah memutuskan untuk mengakhiri masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat hari ini.
"Tadi saya laporkan ke BIN bahwa Jawa Barat 80% berita baik. 20% berita kewaspadaan yang harus terus ditingkatkan. Seluruh Jawa Barat hari ini tidak ada PSBB. Sudah diputuskan kita semuanya 100% melakukan AKB (adaptasi kebiasaan baru). Angka reproduksi Covid-19 sudah di bawah 1 dalam 6 minggu. Artinya walaupun judulnya AKB, kewaspadaan tidak turun," jelasnya.
(poe)
Lihat Juga :