Cerita Mistis Pendaki Gunung Arjuno Tersesat Masuk Alam Gaib, Kabut Turun Berganti Hutan Aneh

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:27 WIB
loading...
Cerita Mistis Pendaki Gunung Arjuno Tersesat Masuk Alam Gaib, Kabut Turun Berganti Hutan Aneh
Muhammad Naam Kurniawan, pendaki Gunung Arjuno yang pernah tersesat di alam gaib. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Gunung Arjuno, Malang, Jawa Timur merupakan gunung yang kerap membuat tersesat pendaki yang naik. Terakhir kali seorang pelari lintas alam Mantra Summit Challenge 2022 bernama Yurbianto Basri tersesat selama tiga hari sejak Minggu (3/7/2022) hingga ditemukan pada Selasa malam (5/7/2022).

Beberapa faktor mulai dari kelelahan hingga penyebab tak logis menjadi penyebabnya. Cerita mistis disampaikan seorang pendaki yang pernah tersesat di Gunung Arjuno. Pendaki bernama Muhammad Naam warga Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini tersesat pada Maret 2022 lalu.

Baca juga: Fakta-fakta Pelari Maraton Hilang di Gunung Arjuno, Nomor 10 Bikin Merinding

Muhammad Naam mengakui sewaktu tersesat itu ada sejumlah faktor tak wajar yang di luar nalar manusia biasa. Pasalnya ia memasuki dimensi alam lain di dunia tak kasat mata yang dihuni para makhluk gaib.

"Tersesat ya, memang nggak wajar berada di dua alam yang dirasakan aku berada di dunia mereka dan di dunia manusia," ucap Naam ditemui MNC Portal Indonesia (MPI) di Posko Pendakian Gunung Arjuno di Lawang, Malang, pada Kamis (7/7/2022).

Naam menambahkan, awalnya dia tersesat saat mendaki bersama empat orang rekannya di Gunung Arjuno. Saat itu Naam mencoba mencari bantuan logistik dan meminta melaporkan ke posko, karena ada temannya yang mengalami insiden terluka saat menuruni puncak Gunung Arjuno.

Dia berusaha mengejar dua rombongan pendaki yang sebelumnya didahului saat hendak menuju puncak.

Baca juga: Evakuasi Pelari Hilang di Gunung Arjuno Terkendala Medan Ekstrem

"Ketika kondisi nggak memungkinkan untuk turun mereka tak taruh di persimpangan bebatuan di situ, tak keluarkan semua (logistik), aku turun cari bantuan, nggak ke pos, ngejar ada dua rombongan yang saya salip rombongan terakhir," ungkap dia.

Tetapi keanehan muncul, dua rombongan yang dilihatnya ternyata tak ada alias menghilang. Padahal dikatakan Naam dirinya baru beberapa saat melihat rombongan pendaki tersebut.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1534 seconds (10.55#12.26)