Pencarian WNA Prancis Hilang di Gunung Batukaru Masuki Hari Ketujuh, Belum Ada Tanda-tanda Ditemukan
Senin, 02 September 2024 - 06:31 WIB
loading...
Pencarian intensif terhadap dua WNA asal Prancis yang terperosok dan hilang saat mendaki Gunung Batukaru telah memasuki hari ketujuh. Foto/I Wayan DP/iNewsTV
A
A
A
TABANAN - Pencarian intensif terhadap dua warga negara asing (WNA) asal Prancis yang terperosok dan hilang saat mendaki Gunung Batukaru telah memasuki hari ketujuh tanpa hasil. Salah satu dari korban, seorang remaja berusia 15 tahun bernama Stein, masih belum ditemukan, meskipun pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan dari berbagai elemen.
Insiden nahas ini terjadi ketika korban bersama tiga orang lainnya memulai pendakian dari Pura Malen, Pujungan, Tabanan, pada Minggu pagi. Jalur pendakian yang licin dan basah menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki, hingga akhirnya menyebabkan dua di antaranya terperosok ke dalam jurang.
Beruntung, satu korban berhasil menyelamatkan diri dengan menelusuri aliran sungai hingga tiba di Desa Blimbing, Tabanan. Namun, Stein yang terperosok dari ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut (mdpl) hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Baca Juga: Polisi Buru Bule yang Pelorotkan Celana di Puncak Gunung Agung
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Pupuan, BPBD Kabupaten Tabanan, Koramil Pupuan, potensi relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian di seluruh area Gunung Batukaru, termasuk hingga ke bagian barat di Desa Pujungan. Meski belum ada tanda-tanda penemuan, pencarian diperpanjang tiga hari ke depan dengan harapan dapat menemukan korban secepatnya.
Insiden nahas ini terjadi ketika korban bersama tiga orang lainnya memulai pendakian dari Pura Malen, Pujungan, Tabanan, pada Minggu pagi. Jalur pendakian yang licin dan basah menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki, hingga akhirnya menyebabkan dua di antaranya terperosok ke dalam jurang.
Beruntung, satu korban berhasil menyelamatkan diri dengan menelusuri aliran sungai hingga tiba di Desa Blimbing, Tabanan. Namun, Stein yang terperosok dari ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut (mdpl) hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Baca Juga: Polisi Buru Bule yang Pelorotkan Celana di Puncak Gunung Agung
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Pupuan, BPBD Kabupaten Tabanan, Koramil Pupuan, potensi relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian di seluruh area Gunung Batukaru, termasuk hingga ke bagian barat di Desa Pujungan. Meski belum ada tanda-tanda penemuan, pencarian diperpanjang tiga hari ke depan dengan harapan dapat menemukan korban secepatnya.
Lihat Juga :