Sukses Gelar Pra Penas, Chaidir Syam Klaim 6.000 Pendatang Padati Maros

Minggu, 26 Juni 2022 - 07:05 WIB
loading...
Sukses Gelar Pra Penas, Chaidir Syam Klaim 6.000 Pendatang Padati Maros
Bupati Maros mendampingi Mentan SYL yang hadir di acara Pra Penas. Foto/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Ribuan orang dari berbagai daerah se-Indonesia menghadiri Pra Penas (Pekan Nasional) yang diadakan di Kabupaten Maros , Sulawesi Selatan.

Pra Penas ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, tanggal 25 sampai 27 Juni 2022. Berbagai rangkaian dilakukan mulai dari rembuk utama, temu wicara, temu profesi hingga pengukuhan ketua DPW Perhiptani Sulsel.

Tak hanya itu, ada pula pameran dan promosi produk UMKM yang berasal dari tiap daerah, kabupaten, dan provinsi yang digelar di Lapangan Pallantikang.

Baca Juga: Truk Kontainer Rusak, Jalan Poros Bone-Maros Lumpuh 15 Jam

Bupati Maros , Chaidir Syam mengatakan meski persiapan Pra Penas ini hanya memakan waktu sebulan setengah, namun pihaknya berhasil menggelar kegiatan ini dengan baik.

"Persiapannya sangat mendadak, sangat cepat hanya satu setengah bulan saja, namun karena kekompakan panitia baik lokal hingga pusat, kegiatan ini bisa terselenggara," katanya.

Mantan Ketua DPRD itu pun menyambut baik ditunjuknya Maros sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini. Menurutnya, hal ini membawa dampak positif bagi Kabupaten Maros, utamanya bagi perekonomian.

" Kabupaten Maros didatangi hampir 6.000 orang, dan ini tentunya membawa dampak positif. Setidaknya mereka bersilaturahmi dengan warga Maros, mengunjungi tempat wisata di Kabupaten Maros, dan mudah-mudahan berbelanja di Kabupaten Maros," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Pra Penas ini menjadi ajang untuk memperkuat konsolidasi emosional KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) untuk berjuang dengan mempersiapkan pangan yang cukup bagi bangsa Indonesia.

"Selain itu, di dalam Pra Penas ini, seperti biasa, menjadi wadah belajar dan mengajar, bertukar informasi, bahkan business matching juga terjadi di sini, terkait kekuatan pertanian di masing-masing daerah untuk bisa saling memberi input kepentingan KTNA ke depan," ujarnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4678 seconds (11.252#12.26)