Kapolda Papua Berharap Seluruh Personel yang Bertugas di Papua Terapkan Body System

Minggu, 19 Juni 2022 - 13:07 WIB
loading...
Kapolda Papua Berharap...
Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri.Foto/Omega
A A A
JAYAPURA - Meninggalnya anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen akibat diserang orang tak dikenal (OTK) menjadi pelajaran untuk semua. Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri mengambil langkah-langkah tegas terukur untuk para pelaku penyerangan anggota di Kabupaten Jayawijaya, Papua.

“Semua perkuatan personel kepolisian saya sudah geser menuju Kabupaten Jayawijaya sebanyak 32 personel yang didampingi oleh Dansat Brimob Polda Papua Kombes. Pol. Pria Premos", ujar Fakhiri, kepada wartawan di Mapolda Papua, Minggu (19/6/2022).

Baca juga: Sosok Bripda Diego Korban Penyerangan OTK di Wamena, Polisi Ramah dan Murah Senyum

Kapolda dan Dir Krimum, Kombes Pol. Faizal Ramadhani akan mengunjungi Kabupaten Jayawijaya untuk melakukan evaluasi serta menentukan Langkah-langkah kepolisian selanjutnya.

“Saya sudah sampaikan bahwa setiap anggota Polri yang bertugas diseluruh Papua harus menerapkan body system minimal sebanyak 5 orang untuk kewaspadaan serta keamanan personel saat bertugas,” kata kapolda

Mathius Fakhiri mengingatkan kepada seluruh anggota jajaran Polda Papua untuk tidak terulang lagi kejadian kemarin. “Untuk identitas dari Kelompok OTK yang menjadi pelaku penyerangan akan disampaikan Kembali setelah penyelidikan lebih lanjut dari Dit Krimum Polda Papua,” tambah Fakhiri.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Operasi Damai Cartenz...
Operasi Damai Cartenz Tangkap 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka
Rekomendasi
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Berita Terkini
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved