Wanita Sukabumi Disuruh Beri Layanan Adegan Ranjang, Korban Perdagangan Orang di Pangkalpinang

Jum'at, 17 Juni 2022 - 20:34 WIB
loading...
Wanita Sukabumi Disuruh Beri Layanan Adegan Ranjang, Korban Perdagangan Orang di Pangkalpinang
Wanita berinisial SR (25) warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, jadi korban perdagangan manusia di Pangkalpinang. Foto/Ilustrasi
A A A
SUKABUMI - Nasib memilukan menimpa wanita berinisial SR (25). Tertipu iklan lowongan kerja, SR justru menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Sukabumi ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Heboh Pengakuan Gadis Garut di Medsos, Hendak Dijual ke Sopir Truk untuk Layanan Ranjang Rp300 Ribu

SR yang warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, tergiur saat melihat iklan lowongan kerja di media sosial sekitar dua pekan lalu. Lowongan kerja tersebut mengiming-imingi SR akan bekerja di sebuah kafe dan restoran.



"Saya coba hubungi nomor telepon yang tertera di iklan tersebut, dan dijemput oleh travel pada tanggal 15 Juni 2022 ke rumah saya. Setelah itu lalu diantar ke bandara (Soekarno-Hatta) dan terbang (ke Pangkalpinang) dan tiba pada Kamis (16/6/2022) kemarin," ujarnya, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Tangis Pecah di Wisuda UIN Sunan Kalijaga, Ibu Asal Surabaya Wakili Putrinya yang Meninggal

Lebih lanjut SR mengatakan, bahwa yang berangkat untuk kerja ke Pangkalpinang, hanya dirinya dan satu orang warga Bandung. Dengan diantar oleh sopir travel, ketika tiba di bandara ia mendapatkan kemudahan dalam keberangkatan dan menduga ada sindikat dalam kasus TPPO ini.

Setibanya di Pangkalpinang, SR kaget karena tidak ditempatkan di kafe maupun restoran seperti yang dijanjikan ketika di telepon dan tidak sesuai iklan. SR mengaku justru masuk ke lingkungan hiburan malam semacam tempat karaoke.

"Tadi malam juga disuruh open BO (booking out atau dalam dunia prostitusi membawa bookingan perempuan ke luar). Ada yang dari melihat. Ada juga dari jalan, kita duduk di kursi. Jadi kita harus menawarkan diri. Saya takut ingin pulang," ujar SR memohon.

Baca juga: Emosi Dituduh Selingkuh, Ibu Muda di Medan Aniaya 2 Anak Kandung
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2461 seconds (11.210#12.26)