Tipu Warga hingga Rp1 Miliar, Mantan Pegawai PDAM Sumut Ditangkap Polisi
Rabu, 15 Juni 2022 - 12:08 WIB
loading...
Polisi menangkap seorang perempuan berinisial RD (42), warga Kota Medan, Sumut. Mantan pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Sumatera Utara itu ditangkap atas dugaan penipuan. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Polisi menangkap seorang perempuan berinisial RD (42), warga Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mantan pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Sumatera Utara itu ditangkap atas dugaan penipuan yang dilakukannya hingga membuat korbannya merugi hingga Rp1 miliar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan RD ditangkap atas laporan korban berinisial RH. Korban merasa ditipu dengan dijanjikan bisa menjadi pegawai di PDAM Tirtanadi dan PDAM Tirtabina Asahan. Baca juga: Raup Rp900 Juta, Penipu 6 Money Charger Habiskan Uang untuk Judi Online
"Modusnya tersangka membujuk dan menjanjikan korban-korbannya bisa menjadi pegawai PDAM dengan syarat para korbannya menyerahkan sejumlah uang untuk biaya pengurusan," kata Hadi, Rabu (15/6/2022).
Hadi menyebutkan ada delapan orang yang telah dijanjikan oleh pelaku menjadi pegawai PDAM , baik menggantikan pegawai meninggal dunia terpapar COVID-19 hingga yang sudah pensiun. Delapan orang ini telah dimintai keterangannya. "Korban yang sudah kita mintai keterangan sebanyak delapan orang. Kemungkinan korbannya bertambah itu terus didalami oleh penyidik," ujar Hadi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan RD ditangkap atas laporan korban berinisial RH. Korban merasa ditipu dengan dijanjikan bisa menjadi pegawai di PDAM Tirtanadi dan PDAM Tirtabina Asahan. Baca juga: Raup Rp900 Juta, Penipu 6 Money Charger Habiskan Uang untuk Judi Online
"Modusnya tersangka membujuk dan menjanjikan korban-korbannya bisa menjadi pegawai PDAM dengan syarat para korbannya menyerahkan sejumlah uang untuk biaya pengurusan," kata Hadi, Rabu (15/6/2022).
Hadi menyebutkan ada delapan orang yang telah dijanjikan oleh pelaku menjadi pegawai PDAM , baik menggantikan pegawai meninggal dunia terpapar COVID-19 hingga yang sudah pensiun. Delapan orang ini telah dimintai keterangannya. "Korban yang sudah kita mintai keterangan sebanyak delapan orang. Kemungkinan korbannya bertambah itu terus didalami oleh penyidik," ujar Hadi.
Lihat Juga :