Permohonan Penerbitan Paspor dan Izin Tinggal WNA di Jatim Melonjak, Ini Penyebabnya
Sabtu, 11 Juni 2022 - 10:46 WIB
loading...
Permohonan penerbitan paspor dan izin tinggal WNA di Jawa Timur meningkat.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA -
Permohonan penerbitan paspor dan izin tinggal keimigrasian di wilayah Jawa Timur (Jatim) dalam dua bulan terakhir meningkat. Hal ini terjadi menyusul adanya kebijakan penghapusan karantina dan perluasan Visa on Arrival (VoA).
Kepala Kanwil Kemenkuham Jatim Zaeroji mengungkapkan, pada Maret 2022, dalam sebulan permohonan paspor mencapai 12.482 berkas. Rinciannya, 11.529 permohonan paspor biasa dan paspor elektronik 953 permohonan.
Baca juga: Khofifah - Ganjar Sepakat Duet Carikan Jodoh untuk Para Jomblo
Namun, pada April permohonan paspor naik hingga 22.048 untuk paspor biasa dan 2.941 paspor elektronik. Sedangkan pada Mei, total permohonan juga semakin meningkat hingga 23.803 untuk paspor biasa dan 3.493 paspor elektronik.
"Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat mengingat animo masyarakat semakin tinggi. Untuk mengantisipasi lonjakan, Ditjen Imigrasi telah membuka kuota pendaftaran untuk sebulan ke depan dan menambah kuota hingga tiga kali lipat,” katanya, Sabtu (11/6/2022).
Permohonan penerbitan paspor dan izin tinggal keimigrasian di wilayah Jawa Timur (Jatim) dalam dua bulan terakhir meningkat. Hal ini terjadi menyusul adanya kebijakan penghapusan karantina dan perluasan Visa on Arrival (VoA).
Kepala Kanwil Kemenkuham Jatim Zaeroji mengungkapkan, pada Maret 2022, dalam sebulan permohonan paspor mencapai 12.482 berkas. Rinciannya, 11.529 permohonan paspor biasa dan paspor elektronik 953 permohonan.
Baca juga: Khofifah - Ganjar Sepakat Duet Carikan Jodoh untuk Para Jomblo
Namun, pada April permohonan paspor naik hingga 22.048 untuk paspor biasa dan 2.941 paspor elektronik. Sedangkan pada Mei, total permohonan juga semakin meningkat hingga 23.803 untuk paspor biasa dan 3.493 paspor elektronik.
"Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat mengingat animo masyarakat semakin tinggi. Untuk mengantisipasi lonjakan, Ditjen Imigrasi telah membuka kuota pendaftaran untuk sebulan ke depan dan menambah kuota hingga tiga kali lipat,” katanya, Sabtu (11/6/2022).
Lihat Juga :