Abdul Qadir Baraja Ditangkap, Spanduk Tolak Khilafatul Muslimin Marak di Maros
Selasa, 07 Juni 2022 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur ini menjelaskan, sebelumnya mereka juga telah berdialog dengan salah satu tokoh Khilafatul Muslimin di Maros. Dari dialog tersebut kata dia, memang ada gambaran jika yayasan ini enggan untuk memasang simbol-simbol negara di pesantrennya.
"Inilah yang kami laporkan ke Bupati, untuk mencari solusi terkait permasalahan ini. Karena kami sendiri belum mampu mengambil kesimpulan dengan keberadaan mereka di Mallawa," ujarnya.
Berdasarkan penelusuran tim dari Kemenag, cara perekrutan anggota Khilfatul Muslimin ini, dilakukan dengan cara pendekatan dan perekrutan kekeluargaan. Sementara aktivitas yang dilakukan sama seperti organisasi islam lainnya, yakni rutin melakukan kajian dan pengajian.
Baca juga:Begini Kronologi Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja
"Mereka juga melakukan aktivitas pengajian dengan rekrutmen pengajian. Berbeda dengan pesantren lainnya, di pesantren ini mereka tidak mengklasifikasikan berdasarkan usia. Yang penting mereka sudah bagian anggota, maka otomatis mereka sekeluarga menjadi anggota Khilatul Muslimin" jelasnya.
Diperkirakan, saat ini jumlah anggota Khilfatul Muslimin telah mencapai 120 orang lebih. Jumlah ini diperkirakan masih bertambah mengingat banyaknya masyarakat yang mulai ikut dalam pesantrennya.
"Inilah yang kami laporkan ke Bupati, untuk mencari solusi terkait permasalahan ini. Karena kami sendiri belum mampu mengambil kesimpulan dengan keberadaan mereka di Mallawa," ujarnya.
Berdasarkan penelusuran tim dari Kemenag, cara perekrutan anggota Khilfatul Muslimin ini, dilakukan dengan cara pendekatan dan perekrutan kekeluargaan. Sementara aktivitas yang dilakukan sama seperti organisasi islam lainnya, yakni rutin melakukan kajian dan pengajian.
Baca juga:Begini Kronologi Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja
"Mereka juga melakukan aktivitas pengajian dengan rekrutmen pengajian. Berbeda dengan pesantren lainnya, di pesantren ini mereka tidak mengklasifikasikan berdasarkan usia. Yang penting mereka sudah bagian anggota, maka otomatis mereka sekeluarga menjadi anggota Khilatul Muslimin" jelasnya.
Diperkirakan, saat ini jumlah anggota Khilfatul Muslimin telah mencapai 120 orang lebih. Jumlah ini diperkirakan masih bertambah mengingat banyaknya masyarakat yang mulai ikut dalam pesantrennya.
(luq)
Lihat Juga :