Abdul Qadir Baraja Ditangkap, Spanduk Tolak Khilafatul Muslimin Marak di Maros
Selasa, 07 Juni 2022 - 19:36 WIB
loading...
Spanduk menolak Khilafatul Muslimin terpasang di Kabupaten Maros. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pimpinan tertinggi kelompok Khilafatul Muslimin , Abdul Qadir Hasan Baraja, di wilayah Lampung, ditangkap Polda Metro Jaya, Selasa (7/6/2022).
Meski belum jelas penyebab penangkapannya, namun diduga penangkapan tersebut berkaitan dengan aksi konvoi yang dilakukan simpatisan dan anggota Khilafatul Muslimin beberapa waktu lalu di Cawang, Kawasan Jakarta Timur.
Baca juga:Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin Ditetapkan Tersangka
Pasca aksi konvoi tersebut, beredar sejumlah spanduk penolakan hadirnya Khilafatul Muslimin di Kabupaten Maros. Spanduk itu bertuliskan "Menolak Keras Keberadaan Khilafatul Muslimin di Kabupaten Maros demi keutuhan NKRI".
Menanggapi penangkapan tersebut, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros , H Abdul Hafid M Talla menyebutkan, di Kabupaten Maros memang ada kelompok Khilafatul Muslimin.
Disinyalir, organisasi yang berpaham Khilafah ini, telah ada di Maros sejak 2008 lalu. Bahkan sejak saat itu, Sekretariat Khilafatul Muslimin berpusat di Desa Barugae, Kecamatan Mallawa, yang jaraknya sekitar 60 km dari pusat kota Kabupaten Maros.
Sejauh ini kata dia, pihaknya telah memantau keberadaan Yayasan Khilafatul Muslimin. Kemenag Maros telah berkoordinasi dengan Kepala Kanwil dan Staf Khusus Kemenag tentang keberadaan yayasan tersebut.
Meski belum jelas penyebab penangkapannya, namun diduga penangkapan tersebut berkaitan dengan aksi konvoi yang dilakukan simpatisan dan anggota Khilafatul Muslimin beberapa waktu lalu di Cawang, Kawasan Jakarta Timur.
Baca juga:Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin Ditetapkan Tersangka
Pasca aksi konvoi tersebut, beredar sejumlah spanduk penolakan hadirnya Khilafatul Muslimin di Kabupaten Maros. Spanduk itu bertuliskan "Menolak Keras Keberadaan Khilafatul Muslimin di Kabupaten Maros demi keutuhan NKRI".
Menanggapi penangkapan tersebut, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros , H Abdul Hafid M Talla menyebutkan, di Kabupaten Maros memang ada kelompok Khilafatul Muslimin.
Disinyalir, organisasi yang berpaham Khilafah ini, telah ada di Maros sejak 2008 lalu. Bahkan sejak saat itu, Sekretariat Khilafatul Muslimin berpusat di Desa Barugae, Kecamatan Mallawa, yang jaraknya sekitar 60 km dari pusat kota Kabupaten Maros.
Sejauh ini kata dia, pihaknya telah memantau keberadaan Yayasan Khilafatul Muslimin. Kemenag Maros telah berkoordinasi dengan Kepala Kanwil dan Staf Khusus Kemenag tentang keberadaan yayasan tersebut.
Lihat Juga :