Suami Gerebek Istri saat Asyik Ngamar dengan Berondong Selingkuhan di Malam Hari

Minggu, 05 Juni 2022 - 14:36 WIB
loading...
Suami Gerebek Istri saat Asyik Ngamar dengan Berondong Selingkuhan di Malam Hari
Seorang istri di Manyar, Gresik digebek suami saat berduaan dengan berondong di dalam kamar kontarakan.Foto/ilustrasi
A A A
GRESIK - Seorang istri di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Gresik, digerebek suami saat berduaan dengan pria lain dalam kamar gelap, Jumat (3/6/2022) tengah malam. Saat menggerebek istri yang diduga selingkuh dengan pria lain, Supomo ditemani sejumlah warga lain.

Sang istri, WN (56) panik saat mengetahui suaminya mendatangi kamar kontrakan tempat dia dan pasangan selingkuhnya, SC (24) bermesraan di kamar kontrakan.

Informasinya, Supomo tidak sekali ini saja memergoki istrinya serong dengan berondong. Bapak dua anak itu tidak bisa lagi menahan diri atas perilaku istrinya. SC diketahui sebagai rekan kerja istrinya bekerja di wilayah Manyar, Gresik.

Baca juga: 8 Calon Jamaah Haji Bojonegoro Tak Diberangkatkan Meski Masuk Daftar Berangkat Tahun Ini

SC sendiri merupakan warga Kabupaten Tuban dan telah berkeluarga. Diduga keduanya punya hubungan sedari lama. Supomo sudah mengendus kebusukan istrinya. Bahkan, saat itu, keduanya diketahui berada di sebuah rumah kontrakan di salah satu perumahan di Peganden. Rumah itu disewa selama tiga jam. Dengan tarif Rp100 ribu per jam.

Untungnya Supomo mengajak warga menggerebek pasangan selingkuh itu. Karena tidak berkutik, Supomo bersama warga lain menyeret keduanya ke Balai Desa Peganden, Manyar, Gresik.

Kepala Desa Peganden, Mustain mendapat laporan sekitar pukul 23.00 WIB warga ramai-ramai mendatangi kantor kepala desa. Para warga itu melaporkan pasangan selingkuh untuk diselesaikan.

“Saya pastikan keduanya merupakan warga luar Peganden. Sudah saya laporkan ke Polsek Manyar,” ucap Mustain saat dikonfirmasi, Minggu (5/6/2022).

Kades yang kerap disapa Tain itu pun menegaskan, bila pihaknya tidak tahu kalau di wilayahnya ada kontrakan harian dan jam. Karena kerap disalahgunakan, rumah yang menjadi tempat prostitusi itu akan dilakukan penutupan dalam waktu dekat. Pihaknya juga akan memanggil pemilik rumah tersebut.

“Pemilik rumah itu merupakan warga dari luar kota. Kemudian disewakan. Ternyata, rumah itu disewakan lagi untuk harian dan jam-jam sehingga dimanfaatkan untuk ajang mesum,” jelasnya.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menerima laporan dugaan perzinahan tersebut. Pasangan selingkuh tersebut sudah berkeluarga dan sama-sama punya anak.

“Baik perempuan dan laki-lakinya sudah kami panggil. keduanya akan dilakukan tindak pidana ringan (Tipiring). Karena saat digrebek, keduanya baru masuk rumah dan tidak melakukan apa-apa,” ungkapnya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3471 seconds (10.101#12.26)