Kemendikbud Diminta Gandeng Perusahaan Multimedia Nasional-Kampus
Selasa, 23 Juni 2020 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Selain dengan perusahaan multimedia nasional, lanjut Ledia, Kemendikbud juga seharusnya bisa menggandeng pihak kampus untuk turut serta memenuhi kebutuhan tayangan yang mendidik sekaligus melakukan penguatan program Kampus Merdeka yang juga digagas oleh Mendikbud, Nadiem Makarim.
Ledia memaparkan, dalam penjelasannya di berbagai media, Menteri Nadiem kerap mengatakan jika gagasan Kampus Merdeka memberi keleluasaan bagi beraneka kegiatan mahasiswa, seperti belajar lintas program studi (prodi), belajar di luar kampus, hingga magang untuk diperhitungkan sebagai bagian dari penilaian yang menunjang kelulusan.
Mengingat saat ini sudah banyak kampus yang memiliki jurusan terkait multimedia, desain visual, maupun sinematografi, kata Ledia, tentu menjadi sangat logis bila Kemendikbud menyinergikan kebutuhan bahan tayangan penunjang program Belajar dari Rumah dengan memberi kesempatan kepada para mahasiswa multimedia, desain visual, sinematografi atau jurusan lain yang berkaitan dengan produksi film.
Dengan begitu, mereka bakal mendapatkan kesempatan magang, pembuatan tugas akhir, dan penugasan lainya untuk menghasilkan tayangan yang sesuai kebutuhan di bawah supervisi dari pihak kampus dan Kemendikbud sendiri.
"Ini akan menjadi satu proses saling memberi manfaat antara pihak Kementerian, kampus dan mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa akan mampu mengasah dan menerapkan ilmu, mendapat pengalaman praktek kerja lapangan, sekaligus memenuhi kebutuhan penilaian kuliah," jelas dia.
Ledia memaparkan, dalam penjelasannya di berbagai media, Menteri Nadiem kerap mengatakan jika gagasan Kampus Merdeka memberi keleluasaan bagi beraneka kegiatan mahasiswa, seperti belajar lintas program studi (prodi), belajar di luar kampus, hingga magang untuk diperhitungkan sebagai bagian dari penilaian yang menunjang kelulusan.
Mengingat saat ini sudah banyak kampus yang memiliki jurusan terkait multimedia, desain visual, maupun sinematografi, kata Ledia, tentu menjadi sangat logis bila Kemendikbud menyinergikan kebutuhan bahan tayangan penunjang program Belajar dari Rumah dengan memberi kesempatan kepada para mahasiswa multimedia, desain visual, sinematografi atau jurusan lain yang berkaitan dengan produksi film.
Dengan begitu, mereka bakal mendapatkan kesempatan magang, pembuatan tugas akhir, dan penugasan lainya untuk menghasilkan tayangan yang sesuai kebutuhan di bawah supervisi dari pihak kampus dan Kemendikbud sendiri.
"Ini akan menjadi satu proses saling memberi manfaat antara pihak Kementerian, kampus dan mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa akan mampu mengasah dan menerapkan ilmu, mendapat pengalaman praktek kerja lapangan, sekaligus memenuhi kebutuhan penilaian kuliah," jelas dia.
Lihat Juga :