Video Kemenag soal Boleh Gelar Kegiatan saat Ramadan Adalah Hoaks

Minggu, 12 April 2020 - 23:08 WIB
loading...
Video Kemenag soal Boleh...
Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Iyus Permana menyampaikan perkembangan penanggulangan virus Corona. Dia juga menegaskan video pernyataan Kemenag yang terkesan membolehkan kegiatan keagamaan saat Ramadan adalah hoaks. Diskominfo Purwakarta
A A A
PURWAKARTA - Video rekaman Menteri Agama Fachrul Razi yang berisi pernyataan bahwa ibadah saat Ramadan, seperti tarawih dan kegiatan lainnya boleh dilaksanakan kecuali dalam kondisi terentu beredar di masyarakat. Sontak saja, video berdurasi 37 detik itu menimbulkan polemik di antara masyarakat Purwakarta.

Bagaimana tidak, dua hari sebelumnya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama MUI dan ormas Islam di Purwakarta telah membuat surat keputusan bersama yang mengacu pada Surat Edaran Nomor 6/2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19, yang meniadakan kegiatan selama Ramadan.

Beberapa DKM di Purwakarta sebagaimana sudah menaati surat keputusan bersama itu. Bahkan, beberapa di antaranya sudah tidak melaksanakan salat Jumat. Namun begitu melihat rekaman video itu para pengurus DKM pun akhirnya berpikir ulang atas keputusannya meniadakan beberapa rencana kegiatan saat Ramadan.

Menanggapi video yang beredar itu, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta Iyus Permana menyatakan, rekaman itu adalah hoaks. Sebab baik dari laman Kemenag, maupun rekaman video lainnya sudah ada penjelasan sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 6/2020.

"Dipastikan itu hoaks, rekaman yang beredar itu kemungkinan disampaikan dalam salah satu kegiatan Bapak Kemenag jauh sebelum menerbitkan surat edaran. Kami pun meminta warga untuk tetap tenang, meskipun kewaspadaan tetap dijaga disaat pandemi Covid-19,"ungkap Iyus kepada SINDONEWS, Minggu (12/4/2020).
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Purwakarta...
Gempa Guncang Purwakarta Pagi Ini Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Horor, Seorang Pria...
Horor, Seorang Pria di Purwakarta Ngamuk dan Bacok 13 Warga di Jalanan
Ubah Sampah Jadi Solusi,...
Ubah Sampah Jadi Solusi, Desa Tegalsari Purwakarta Jadi Role Model Berbasis Kawasan
Bekasi Diguncang Gempa...
Bekasi Diguncang Gempa Magnitudo 4,9, Dirasakan Depok hingga Purwakarta
69 Pelajar Nakal Mulai...
69 Pelajar Nakal Mulai Digembleng di Markas TNI, Dedi Mulyadi: Orang Tuanya Sudah Tidak Sanggup Mendidik
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Tol Cipularang Makin Ramai pada Minggu Pagi Ini
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Infografis
Jokowi Diminta Tarik...
Jokowi Diminta Tarik Pernyataan soal Presiden Boleh Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved