KAI Minta Maaf usai KA 317 Walahar Anjlok

Minggu, 15 September 2024 - 14:28 WIB
loading...
KAI Minta Maaf usai...
KA Commuter Line Walahar Ekonomi (KA 317) anjlok. Foto/Ist
A A A
PURWAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas insiden anjloknya KA Commuter Line Walahar Ekonomi (KA 317) pada Minggu (15/9/2024) siang. Kejadian ini terjadi pada kereta yang melayani rute Purwakarta – Cikarang.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan kereta api akibat adanya kejadian ini," ujar Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi dalam keterangan resminya.

Menurut Ayep, yang anjlok adalah satu gerbong kereta pembangkit di bagian akhir rangkaian, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Purwakarta dan Stasiun Cibungur. Meskipun demikian, seluruh penumpang dan kru KA Walahar dilaporkan dalam kondisi selamat. Perjalanan kereta di jalur tersebut pun masih dapat dilanjutkan karena masih ada satu jalur yang bisa digunakan.

Baca Juga: Rangkaian KA 317 Walahar Anjlok di KM 96+5 Purwakarta-Cibungur

Demi memastikan keselamatan, perjalanan KA sempat dihentikan sejenak untuk pemeriksaan kondisi rangkaian kereta. Setelah proses tersebut selesai, KA Commuter Line Walahar melanjutkan perjalanan ke Stasiun Cibungur, dengan meninggalkan kereta pembangkit di lokasi anjlokan. Tim teknis dari PT KAI Daop 2 Bandung dan PT KCI segera melakukan proses evakuasi.

"Saat ini, kami fokus mengevakuasi kereta pembangkit di petak jalan tersebut dengan mengerahkan Kereta Penolong dan Tim Evakuasi," pungkas Ayep.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Menhub soal Sinyal Hijau...
Menhub soal Sinyal Hijau Sebelum Argo Bromo Tabrak KRL: Masih Didalami
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
Sopir Taksi Green SM...
Sopir Taksi Green SM Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Taksi Online Pemicu...
Taksi Online Pemicu Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Belum Jalani Maintenance
Soroti Tabrakan Kereta...
Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi, Pengamat Sarankan Polisi Tunggu Hasil KNKT
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
KA Cikuray Layani 2,2...
KA Cikuray Layani 2,2 Juta Penumpang, Hubungkan Garut-Jakarta
Rekomendasi
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved