Pemudik Tewas Bersimbah Darah Dilempar Batu saat Tertidur di Angkutan Umum, Polisi Tangkap Pelakunya

Senin, 09 Mei 2022 - 13:14 WIB
loading...
Pemudik Tewas Bersimbah Darah Dilempar Batu saat Tertidur di Angkutan Umum, Polisi Tangkap Pelakunya
Polisi berhasil menangkap pelaku pelemparan angkutan umum yang menewaskan seorang pemudik. Foto/iNews TV/Fadly Pelka
A A A
MEDAN - Pelemparan batu terhadap angkutan umum saat arus mudik lebaran, hingga mengakibatkan seorang pemudik, Ahmad Alwi (20) tewas, berhasil diungkap polisi. Aksi pelemparan batu terhadap angkutan umum tersebut, terjadi pada Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Pemudik Tewas Bersimbah Darah Akibat Dilempar Batu saat Tertidur di Angkutan Umum

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja membenarkan adanya penangkapan pelaku pelemparan batu tersebut. Namun Tatan enggan menyebut jumlah pelakunya. "Iya benar, sudah ditangkap pelakunya. Ini masih kita periksa," katanya, Senin (9/5/2022).



Tatan pun masih belum bersedia menjelaskan motif dari penyerangan brutal dengan melempar batu itu. Namun ia berjanji akan menyampaikannya saat konfrensi pers yang rencananya akan digelar siang ini. "Nanti kita rilis. Saya sampaikan di sana," sambungnya.

Baca juga: Digerebek Brimob saat Asyik Ngamar Bersama Pendeta, Polwan Brigpol HH Terancam Sanksi Etik dan Pidana Perzinaan

Sebelumnya, sebuah angkutan umum diserang orang tak dikenal dengan dilempar batu di daerah Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Akibat insiden penyerangan itu, Ahmad Alwi (20) tewas bersimbah darah terkena lemparan batu di bagian kepalanya.

Saat kejadian korban hendak mudik ke Aceh, dan duduk di dekat sopir. Setibanya di Indrapura, mobil yang mereka tumpangi diserang orang tak dikenal. Para pelaku melempari bagian depan mobil hingga kaca mobil pecah, dan batu yang dilemparkan tembus mengenai bagian kepala korban.

Baca juga: Mencekam! Senin Dini Hari Geng Motor Teror Permukiman Padat di Makassar

Korban yang terkena lemparan batu langsung tak sadarkan diri. Dia lalu dilarikan ke puskesmas terdekat dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih di Kota Medan. Setelah di rawat hampir sepekan, korban kemudian menghembuskan napas terakhirnya pada 5 Mei 2022.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1940 seconds (11.97#12.26)