Dampak Kemarau Ribuan Ton Batu Bara di Muarojambi Terbakar, 3 Minggu Belum Padam

Rabu, 07 Agustus 2024 - 20:31 WIB
loading...
Dampak Kemarau Ribuan...
Ribuan ton bahan tambang batu bara di lokasi stockpile milik PT Bumi Borneo Inti (BBI) di Desa Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi terbakar. Foto/Azhari
A A A
MUAROJAMBI - Ribuan ton bahan tambang batu bara di lokasi stockpile milik PT Bumi Borneo Inti (BBI) di Desa Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi terbakar. Penyebab kebakaran diduga akibat cuaca terik di musim kemarau ini.

Ironisnya, sudah sekitar 3 minggu, kobaran api batu bara masih belum berhasil dipadamkan oleh tim gabungan TNI-Polri serta BPBD dan Manggala Agni setempat. Bahkan, asap tebal dan bau menyengat dari terbakarnya batubara terasa menyengat di hidung petugas.

Meskipun sudah menggunakan alat berat untuk mengurai batu bara dan penyiraman dari pompa air mobil BPBD Muarojambi, namun sampai saat ini api masih belum bisa dijinakkan. Tumpukan tambang batu bara terus menjalar hingga ke lapisan bawah sehingga membuat petugas semakin kewalahan memadamkan api.

Baca juga; PLN Antisipasi Kelangkaan Batu Bara untuk Pembangkitnya

"Kami tim gabungan TNI-Polri bersama BPBD Muarojambi dan masyarakat sudah berupaya memadamkan api, bahkan dengan menggunakan alat berat," ujar Kapolsek Sungaigelam, Iptu Usaha Sitepu, Rabu (7/8/2024).

Menurut Iptu Usaha Sitepu, pemadaman api di stockpile milik PT BBI sudah berlangsung sejak pekan lalu, tapi masih belum berhasil. “Sampai saat ini, petugas masih berusaha memadamkan api dan mengevakuasi untuk mengurangi tumpukan batu bara agar mudah dipadamkan," tutur Kapolsek.

Iptu Usaha Sitepu berharap, petugas gabungan bisa mengurangi titik hotspot serta asap dari tumpukan stockpile batubara sehingga tidak menggangu masyarakat setempat. Akibat kejadian tersebut, segala bentuk aktivitas batu bara di lokasi tersebut terpaksa dihentikan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
Rano Karno Ungkap Kebakaran...
Rano Karno Ungkap Kebakaran Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan
Kondisi Permukiman Dekat...
Kondisi Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran usai Diamuk si Jago Merah
Kebakaran Pasar Jiung...
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 250 Bangunan Hangus dan 500 Jiwa Terdampak
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Dilarikan ke Rumah Sakit Hermina
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
200 Warga Terdampak...
200 Warga Terdampak Kebakaran Permukiman di Krendang, Jakarta Barat
Rekomendasi
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved