Marbot 74 Tahun Cabuli 6 Bocah SD di Musala dengan Iming-iming Uang Rp2.000

Sabtu, 16 April 2022 - 00:01 WIB
loading...
Marbot 74 Tahun Cabuli 6 Bocah SD di Musala dengan Iming-iming Uang Rp2.000
Salah satu orang tua korban pencabulan yang diduga dilakukan marbot musala melapor ke Polres Kediri Kota.Foto/Afnan Subagyo
A A A
KEDIRI - Enam siswi kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Kediri diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan marbot musala. Para korban tak berdaya setelah pelaku berusia 74 ini mengiming-iming mereka dengan uang Rp2.000.

Salah satu korban menceritakan nasib buruk yang dialami ke orang tuanya. Bak disambar petir, orang tua korban melaporkan perbuatan bejat sang marbot, ST, ke Polres Kota Kediri.

Baca juga: Hanya Butuh 3 Hari untuk Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB, Begini Kronologinya

Ibu korban inisial ML yang melapor adalah warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Ibu rumah tangga ini geram setelah dua anak perempuannya menjadi korban pencabulan marbot musala di lingkungan setempat.

"Pencabulan itu sudah berlangsung lama, namun baru terbongkar sejak 7 April 2022 lalu," katanya, Jumat (15/4/2022). Awalnya, salah seorang anggota grup ngaji memposting perbuatan ST yang diduga sebagai pelakunya.

Setelah mengatahui postingan itu, ibu korban menanyai kedua anak perempuannya. Ternyata kedua anaknya mengakui telah diperlakukan tak senonoh oleh ST. "Siapa yang tak marah, siapa yang tak geram," tambahnya.

Parahnya, pencabulan itu dilakukan di tempat ibadah saat anak-anak hendak mengikuti salat berjamaah. Modusnya, pelaku memanggil korban dan memberinya uang Rp2.000. Setelah itu, pencabulan dilakukan ST dengan leluasa.

Karena masih anak-anak, korban tidak paham dengan perbuatan yang dilakukan ST. Namun ada salah satu korban yang mengeluh sakit pada alat vitalnya.

Kasi Humas Polres Kediri Kota, Ipda Nanang Setiawan mengaku telah menerima aduan keluarga korban. "Kami sedang melakukan penyelidikan. Korban juga civiusm di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri," kata Nanang.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3023 seconds (10.101#12.26)