4 Bulan Telantar di Turki, 11 TKI asal Bali Dipulangkan
Jum'at, 08 April 2022 - 10:13 WIB
loading...
Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
DENPASAR - Setelah sekitar empat bulan terkatung-katung di Turki, 11 pekerja migran asal Bali yang diduga menjadi korban perdagangan manusia dipulangkan ke Indonesia.
Mereka diterbangkan dari Bandara Istanbul dengan maskapai Turkish Airline menuju Bandara Soekarno-Hatta. "Dilihat dari jadwal, diperkirakan tiba nanti sore pukul 17.35 WIB," kata I Putu Astika Adnyana, pengacara para pekerja migran, Jumat (8/4/2022).
Ia menerangkan, setibanya di Jakarta, 11 pekerja migran itu akan menjalani karantina selama tiga hari. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke Bali. Baca juga: Jelang Ramadhan, PMI yang Divonis Kanker Stage 4 Berhasil dipulangkan
Menurut Adnyana, para pekerja itu seharusnya pulang 28 Maret 2022 lalu dengan pembiayaan dari agen yang memberangkatkan mereka. Namun dua hari sebelum tanggal pemulangan, pihak agen menyampaikan kepada KBRI di Ankara jika tidak sanggup membelikan tiket penerbangan.
Mereka akhirnya dipulangkan dengan pembiayaan dari pemerintah.Astawa menambahkan, saat ini masih ada 18 pekerja migran yang masih tertahan di Turki. "Mereka masih menunggu proses administrasi," imbuh dia.
Diberitakan sebelumya, 29 pekerja migran asal Bali berangkat ke Turki pada November 2021 lalu. Setiap orang mengeluarkan biaya Rp25 juta.
Mereka diterbangkan dari Bandara Istanbul dengan maskapai Turkish Airline menuju Bandara Soekarno-Hatta. "Dilihat dari jadwal, diperkirakan tiba nanti sore pukul 17.35 WIB," kata I Putu Astika Adnyana, pengacara para pekerja migran, Jumat (8/4/2022).
Ia menerangkan, setibanya di Jakarta, 11 pekerja migran itu akan menjalani karantina selama tiga hari. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke Bali. Baca juga: Jelang Ramadhan, PMI yang Divonis Kanker Stage 4 Berhasil dipulangkan
Menurut Adnyana, para pekerja itu seharusnya pulang 28 Maret 2022 lalu dengan pembiayaan dari agen yang memberangkatkan mereka. Namun dua hari sebelum tanggal pemulangan, pihak agen menyampaikan kepada KBRI di Ankara jika tidak sanggup membelikan tiket penerbangan.
Mereka akhirnya dipulangkan dengan pembiayaan dari pemerintah.Astawa menambahkan, saat ini masih ada 18 pekerja migran yang masih tertahan di Turki. "Mereka masih menunggu proses administrasi," imbuh dia.
Diberitakan sebelumya, 29 pekerja migran asal Bali berangkat ke Turki pada November 2021 lalu. Setiap orang mengeluarkan biaya Rp25 juta.
Lihat Juga :