Fenomena Crazy Rich, OJK Ingatkan Pentingnya Literasi Keuangan untuk Investasi

Rabu, 30 Maret 2022 - 02:11 WIB
loading...
Fenomena Crazy Rich,...
Ilustrasi literasi keuangan OJK. Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Fenomena crazy rich affiliator binary option saat ini tengah menjadi sorotan di Indonesia. Pasalnya, permainan trading yang diikuti oleh banyak orang ini, telah memberikan kerugian hingga miliaran rupiah.

Hal tersebut membuktikan, jika pengetahuan dan pemahaman keuangan masyarakat Indonesia seputar investasi masih terbilang rendah. Namun semangat dan keinginan untuk meningkatkan kondisi perekonomian cukup tinggi.

Menurut survei literasi dan inklusi keuangan OJK pada 2019, inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 76%. Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan literasinya yang hanya mencapai 38%.

Deputi Direktur Literasi dan Informasi OJK Yulianta mengungkapkan, investasi dan menabung sangat penting untuk mencapai tujuan hidup yang diinginkan.

Baca juga: Literasi Keuangan Masyarakat Rendah, Waspada Investasi Bodong

"Investasi dilakukan untuk menghadapi kondisi ekonomi yang bergerak dinamis. Namun, kondisi finansial harus dikelola dengan efektif dan efisien," katanya, saat webinar dengan Bibit, aplikasi reksadana dan SBN, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, memahami kondisi keuangan, mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan, bijak dalam berhutang, dan menyisihkan pendapatan untuk investasi atau tabungan harus yang sudah terdaftar di OJK atau regulator lainnya.

"Sejak tahun 2018, Satgas Waspada Investasi OJK telah menutup 1.014 investasi ilegal, 3.784 pinjaman online ilegal, dan 165 entitas gadai ilegal yang telah menyebabkan total kerugian masyarakat hingga Rp117,4 triliun," jelasnya.

Dilanjutkan dia, hal ini menunjukan betapa pentingnya masyarakat mengetahui ciri-ciri investasi bodong/ilegal yang dengan mudah memberikan klaim tanpa risiko, memanfaatkan tokoh masyarakat atau influencer untuk menarik minat.

Baca: Ratusan Mahasiswa di Tasikmalaya Tertipu Investasi Bodong Rp5,7 Miliar

"Tips berinvestasi yang benar yaitu dengan mengenali profil risiko pribadi, berinvestasi bukan dari hasil utang, monitor investasi secara reguler, konsisten berinvestasi, berorientasi pada investasi jangka panjang, dan legal," bebernya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Teguh Dartanto mengatakan, literasi keuangan sangat penting, untuk investasi masyarakat.

"Karena setiap bulan masyarakat mempunyai pendapatan, namun belum tentu menjamin masa depan yang sejahtera. Sehingga, penyuluhan edukasi keuangan dan investasi terutama kepada generasi muda sangatlah penting," jelasnya.

Selain itu, tipe investasi saat ini sangatlah beragam. Misalnya, ada saham, emas, mutual funds, deposito, tanah, dan seterusnya. Namun, kini juga ada layanan Bibit yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk investasi.

Lead PR & Communication Bibit William menambahkan, Bibit merupakan sebuah platform investasi reksa dana yang sangat cocok untuk para investor pemula atau publik yang ingin memulai berinvestasi.

Baca: Belasan Warga Makassar Tertipu Investasi Bodong Hingga Miliaran Rupiah

Dilengkapi dengan fitur robo advisor, sebuah teknologi yang dapat menganalisa toleransi pengguna terhadap risiko investasi yang sesuai, untuk membantu menghasilkan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang efektif.

“Aplikasi Bibit sudah terintegrasi dengan pemain-pemain lain di ekosistem digital, seperti bank dan fintech yang dapat memudahkan pengguna untuk berinvestasi. Selain itu, Bibit juga menawarkan fitur auto debet," bebernya.

Tidak hanya itu, Bibit juga memiliki fitur pendukung konsistensi, fitur nabung bareng, produk reksadana syariah, dan menyediakan layanan pembelian obligasi negara melalui platform.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Raksha Loka Fest di...
Raksha Loka Fest di Jaksel, Tim FIA UI Dorong Literasi Keuangan Komunitas Iklim
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Lazisnu Gelar Literasi...
Lazisnu Gelar Literasi Keuangan bagi Gen Z dan Perempuan Surabaya
Ojol Tunarungu di Bekasi...
Ojol Tunarungu di Bekasi Dapat Pelatihan Pengelolaan Keuangan
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Rekomendasi
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
Ada Crazy Rich Diduga...
Ada Crazy Rich Diduga Beli Barang Mewah dari Investasi Bodong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved