Rencana Proyek Pembangunan New Balai Kota Makassar Disorot

Minggu, 20 Maret 2022 - 21:24 WIB
loading...
Rencana Proyek Pembangunan...
Rencana pembangunan New Balai Kota Makassar disorot karena dinilai gedung balai kota saat ini masih refresentatif. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Proyek pembangunan New Balai Kota Makassar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) yang ditarget dilakukan pada tahun 2023 mendapat sorotan dari pengamat tata ruang.

Hal itu lantaran gedung Balai Kota Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani yang ada saat ini dinilai masih representatif sebagai gedung pemerintahan, dan tidak terlalu mendesak untuk pembangunan gedung baru.

Baca Juga: Buntut Aksi Demonstrasi di Balai Kota Makassar, Puluhan Orang Diperiksa

"Menurut saya, ini cara pengelolaan pemerintah yang tidak begitu pas di saat kondisi sekarang. Terlalu banyak mau menghamburkan anggaran untuk sesuatu yang tidak terlalu penting," kata Pengamat Tata Ruang yang juga peneliti Ma'REFAT Institute (Makassar Research for Advance Transformation), Mohammad Muttaqin Azikin.

Menurutnya, posisi gedung Balai Kota saat ini cukup bisa melayani dan gampang diakses oleh masyarakat.Sehingga, kata Muttaqin jika Pemkot Makassar benar akan membangun New Balai Kota , justru akan semakin melegitimasi kawasan reklamasi CPI.

"Kawasan CPI maupun kawasan Losari secara keseluruhan itu Pemkot harus hati-hati mengeksploitasi di sana karena akan berdampak jangka panjang bagi Makassar," bebernya.

Lebih jauh, Muttaqin juga menyoroti kepentingan pembangunan New Balai Kota di kawasan elit CPI. Menurut dia, pemindahan pusat pemerintahan ke kawasan ekslusif justru hanya akan memperbesar gap antara rakyat dan pemerintahnya.

"Kalau dipindahkan ke sana, ini seolah-olah mau menjauh dari rakyatnya. Sementara pelayanan publik pemerintahan itu harus dekat dengan rakyat, supaya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat. Jangan makin menjauh, nanti tidak sensitif dengan persoalan yang dialami rakyat," pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Kerumunan Demo di Balai Kota Makassar Sudah Tahap Penyidikan

Diketahui, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berencana melanjutkan proyek pembangunan New Balai Kota. proyek tersebut akan dibangun 36 lantai di atas lahan seluas 3,3 hektare di kawasan CPI. Selain jadi kantor pemerintah, New Balaikota juga bakal dijadikan sebagai pusat bisnis.

Danny sapaannya menuturkan, di periode pertama ia menjabat sebagai wali kota pada tahun 2014-2016, konsep New Balai Kota sudah ia canangkan. Yakni dengan membangun dua menara kembar.

Sepintas, rencana ini serupa dengan proyek Twin Tower yang digarap oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, Danny dengan tegas membantah hal itu.

Sebab, kata dia, desain New Balai Kota sudah disayembarakan dan pemenangnya diumumkan pada 2017 lalu. Hanya saja, saat masa jabatannya berkahir, rencana ini tidak dilanjutkan.

"Twin Tower yang contohi konsep New Balai Kota," katanya.

Danny menjelaskan, pihak CPI sebelumnya telah menyerahkan lahan seluas 3,3 hektare ke pemerintah kota sebagai bentuk kontribusi untuk Makassar atas aktivitas reklamasi yang dilakukan.

Baca Juga: Pegawai yang Parkir di Luar Balai Kota Makassar Disiapkan Shuttle Bus



"Dulu kan sudah ada perjanjiannya dengan CPI, karena hadirnya CPI di Makassar kan tidak ada kontribusinya untuk kota," jelasnya.

Namun, lanjut Danny, saat Nurdin Abdullah masih menjabat sebagai Gubernur Sulsel, lahan untuk Pemkot tersebut ditiadakan.

"Itu dihapus padahal sudah ada perjanjiannya, makanya sekarang saya tuntut kembali, minta izin sama Pemprov," bebernya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved