Sungai Pringapus dan Saluran Irigasi Meluap, 9 Rumah Warga Semarang Kebanjiran
Sabtu, 05 Maret 2022 - 00:39 WIB
loading...
Sembilan rumah warga Semarang terendam banjir sungai Pringapus dan saluran irigasi yang meluap.Foto/Angga Rosa
A
A
A
SEMARANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, mengakibatkan debit air di Sungai Pringapus dan saluran irigasi PTP IX Avdeling Jatirunggo meningkat. Akhirnya air meluap dan merendam sembilan rumah di lingkungan Wahyurejo RT 03 RW 07 Pringapus.
Ketinggian air yang merendam rumah warga mecapai 1 meter. Bahkan ketinggian genangan air ada yang mencapai dada orang dewasa. Akibatnya, semua perabot rumah tangga di rumah yang tergenang banjir warga terendam air.
Baca juga: Sadis! Pria Pukul Kepala Temannya hingga Pecah dan Tewas Seketika gara-gara Malu Ditagih Utang
Tidak korban jiwa dalam kejadian bencana alam ini. Sedangkan kerugian warga masih dalam penghitungan. "Banjir masuk ke dalam rumah sekitar pukul 13.30 WIB. Air terus meninggi. Ketinggian air di dalam rumah sekitar 1 meter," kata salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir, Ristiyana (30).
Dia menuturkan, dirinya tidak menyangka rumahnya akan terendam banjir. Dia dan anggota keluarganya sempat panik lantaran air tiba-tiba masuk dan terus bertambah tinggi. "Sekitar pukul 13.30 WIB hujan deras sekali. Dan saat itu saya sekeluarga yang berjumlah lima orang sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba banjir masuk rumah dan ketinggian mencapai 1 meter," terangnya.
Begitu mengetahui ada air yang masuk rumah, suami Ristiyana berusaha untuk ke luar melalui pintu depan. Namun dia kesulitan membuka pintu lantaran terhalang derasnya arus banjir.
Ketinggian air yang merendam rumah warga mecapai 1 meter. Bahkan ketinggian genangan air ada yang mencapai dada orang dewasa. Akibatnya, semua perabot rumah tangga di rumah yang tergenang banjir warga terendam air.
Baca juga: Sadis! Pria Pukul Kepala Temannya hingga Pecah dan Tewas Seketika gara-gara Malu Ditagih Utang
Tidak korban jiwa dalam kejadian bencana alam ini. Sedangkan kerugian warga masih dalam penghitungan. "Banjir masuk ke dalam rumah sekitar pukul 13.30 WIB. Air terus meninggi. Ketinggian air di dalam rumah sekitar 1 meter," kata salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir, Ristiyana (30).
Dia menuturkan, dirinya tidak menyangka rumahnya akan terendam banjir. Dia dan anggota keluarganya sempat panik lantaran air tiba-tiba masuk dan terus bertambah tinggi. "Sekitar pukul 13.30 WIB hujan deras sekali. Dan saat itu saya sekeluarga yang berjumlah lima orang sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba banjir masuk rumah dan ketinggian mencapai 1 meter," terangnya.
Begitu mengetahui ada air yang masuk rumah, suami Ristiyana berusaha untuk ke luar melalui pintu depan. Namun dia kesulitan membuka pintu lantaran terhalang derasnya arus banjir.
Lihat Juga :