Tahanan Tewas, Kapolsek Lubuklinggau Utara Dicopot

Selasa, 22 Februari 2022 - 19:17 WIB
loading...
Tahanan Tewas, Kapolsek Lubuklinggau Utara Dicopot
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mencopot AKP Sudarno dari jabatannya sebagai Kapolsek Lubuklinggau Utara. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
LUBUKLINGGAU - AKP Sudarno dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Lubuklinggau Utara, buntut dari tewasnya seorang tahanan bernama Hermanto (45). Pencopotan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi.

Baca juga: Tahanan Polsek Meninggal, Kapolda Sumsel Sampaikan Permintaan Maaf

Harissandi mengatakan, pencopotan AKP Sudarno dari jabatannya sebagai Kapolsek Lubuklinggau Utara, sebagai bentuk transparansi kepolisian dalam pengungkapan kasus meninggalnya tahanan, Senin (14/2/2022) lalu.



"Enam anggota sudah diperiksa Propam Polda Sumsel, termasuk juga Kapolsek Lubuklinggau Utara yang kini telah dicopot dari jabatannya, kurang apa lagi. Untuk ungkap kasus itu kita harus sabar, tetap harus ada prosesnya," ujar Harissandi, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Berdarah Bangsawan, Polwan Cantik Briptu Christy Diperiksa Layaknya Disertir Lainnya

Meski sempat terjadi aksi demonstrasi oleh mahasiswa, lanjut Harissandi, sebenarnya hal tersebut tidak perlu lagi dilakukan karena prosesnya telah dijalankan secara prosedural dan transparan.

"Kita sama-sama atasi dengan kepala dingin apa sih kendalanya, apa yang ingin diketahui oleh mahasiswa sudah saya jelaskan, termasuk Kapolseknya telah kita copot, dan anggota lain yang terlibat saat ini dalam tahanan," ujarnya.

Harissandi meminta masyarakat untuk bersabar karena proses masih berjalan, sehingga tidak perlu ada yang khawatir anggota yang melakukan pelanggaran tidak diproses, saat ini semua anggota telah diproses.

Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Ratusan Pohon di Surabaya

Selain itu, terkait keberadaan istri Hermanto yang dipertanyakan mahasiswa karena tiba-tiba menghilang saat menggelar aksi demo, Harissandi menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak diamankan atau pun sedang culik.

"Untuk keluarga tidak ada yang diamankan, karena mereka korban. Ngapain kita tangkap. Ngapain kita culik, karena istrinya menyampaikan hanya ingin ketemu saya," jelasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1466 seconds (10.177#12.26)