Dokter Anak Ini Segera Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Begini Harapan Warga
Minggu, 20 Februari 2022 - 16:08 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Susanti Dewayani. Foto: Istimewa
A
A
A
PEMATANGSIANTAR - Susanti Dewayani , Wakil Wali Kota Pematangsiantar terpilih periode 2022-2024 akan dilantik Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi , Rabu (22/2/2022).
Banyak harapan masyarakat Kota Pematangsiantar terhadap dokter spesialis anak yang juga akan langsung menjabat sebagai pelaksana tugas walikota, karena walikota terpilih Asner Silalahi meninggal dunia, akhir Januari 2021 lalu.
Baca juga: Kisruh Pelantikan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, ILAJ: Mendagri Jangan Lepas Tangan
Salah satu harapan kepada Susanti disampaikan tokoh pemuda Pematangsiantar, Fawer Full Fander Sihite. Dia berharap dokter bertangan dingin itu, tidak terpengaruh dengan intervensi keluarga dekat seperti suami, anak atau menantu dalam memimpin pemerintahan Kota Pematangsiantar.
“Ibu Susanti bukan politikus tulen, Beliau hanya seorang dokter, jadi saya harapkan dalam memimpin Kota Pematangsiantar tidak boleh terpengaruh dengan intervensi negatif keluarga atau dicampuri suami, anak dan menantu, karena jika itu terjadi akan menimbulkan banyak masalah kepada Beliau sebagai pelaksana tugas walikota,” ujar Fawer.
Dia mengatakan, intervensi negatif yang dimaksudkan adalah campur tangan keluarga dalam proyek-proyek dan penempatan pejabat.
Banyak harapan masyarakat Kota Pematangsiantar terhadap dokter spesialis anak yang juga akan langsung menjabat sebagai pelaksana tugas walikota, karena walikota terpilih Asner Silalahi meninggal dunia, akhir Januari 2021 lalu.
Baca juga: Kisruh Pelantikan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, ILAJ: Mendagri Jangan Lepas Tangan
Salah satu harapan kepada Susanti disampaikan tokoh pemuda Pematangsiantar, Fawer Full Fander Sihite. Dia berharap dokter bertangan dingin itu, tidak terpengaruh dengan intervensi keluarga dekat seperti suami, anak atau menantu dalam memimpin pemerintahan Kota Pematangsiantar.
“Ibu Susanti bukan politikus tulen, Beliau hanya seorang dokter, jadi saya harapkan dalam memimpin Kota Pematangsiantar tidak boleh terpengaruh dengan intervensi negatif keluarga atau dicampuri suami, anak dan menantu, karena jika itu terjadi akan menimbulkan banyak masalah kepada Beliau sebagai pelaksana tugas walikota,” ujar Fawer.
Dia mengatakan, intervensi negatif yang dimaksudkan adalah campur tangan keluarga dalam proyek-proyek dan penempatan pejabat.
Lihat Juga :