Siswa Terpapar Omicron Terus Bertambah, Disdik Kota Bandung Diminta Cabut PTMT
Sabtu, 19 Februari 2022 - 09:05 WIB
loading...
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung diminta mencabut ketentuan penyelenggaraan pendidikan tatap muka terbatas (PTMT) dan mengganti menjadi pendidikan jarak jauh (PJJ). Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung diminta mencabut ketentuan penyelenggaraan pendidikan tatap muka terbatas (PTMT) dan mengganti menjadi pendidikan jarak jauh (PJJ) sebagai respons atas semakin banyaknya siswa terpapar COVID-19.
Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung Iwan Hermawan mendesak Disdik Kota Bandung untuk segera menghentikan PTMT 50 persen. Saat ini, di tengah kasus terus meningkat, beberapa sekolah masih menggelar PTMT. Baca juga: Kuliah Daring Dikeluhkan, Dirjen Dikti: Kesehatan Nomor 1, Tak Bisa Dibeli
"Karena berdasarkan laporan kepala sekolah di Bandung, tiap hari terus bertambah siswa, guru, atau TU (tata usaha) yang positif omicron," jelas Iwan di Bandung, Jumat (18/2/2022).
Menurut dia, beberapa sekolah di Bandung telah berinisiatif sendiri menggelar PJJ. Tarutama beberapa SMA dan SMK. Kemudian swasta pun mulai hentikan PTMT. Karena positivity ratenya diatas 5 persen.
Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung Iwan Hermawan mendesak Disdik Kota Bandung untuk segera menghentikan PTMT 50 persen. Saat ini, di tengah kasus terus meningkat, beberapa sekolah masih menggelar PTMT. Baca juga: Kuliah Daring Dikeluhkan, Dirjen Dikti: Kesehatan Nomor 1, Tak Bisa Dibeli
"Karena berdasarkan laporan kepala sekolah di Bandung, tiap hari terus bertambah siswa, guru, atau TU (tata usaha) yang positif omicron," jelas Iwan di Bandung, Jumat (18/2/2022).
Menurut dia, beberapa sekolah di Bandung telah berinisiatif sendiri menggelar PJJ. Tarutama beberapa SMA dan SMK. Kemudian swasta pun mulai hentikan PTMT. Karena positivity ratenya diatas 5 persen.
Lihat Juga :