Kuliah Daring Dikeluhkan, Dirjen Dikti: Kesehatan Nomor 1, Tak Bisa Dibeli

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 22:40 WIB
loading...
Kuliah Daring Dikeluhkan,...
Seorang mahasiswi sedang kuliah daring. Foto/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Hampir semua mahasiswa di Indonesia mengeluhkan perkuliahan yang digelar secara dalam jaringan (daring) atau jarak jauh selama pandemi COVID-19.

Menanggapi keluhan para mahasiswa tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Dirjen Dikti Kemendikbud ) Prof Ir Nizam MSc DIC PhD angkat bicara. (BACA JUGA: Jabar Larang Guru Berusia 45 Tahun ke Atas Mengajar Tatap Muka )

Menurut Nizam, dalam kondisi normal, baik mahasiswa maupun dosen, tentu tak akan memilih belajar secara daring. Akan tetapi, kesehatan merupakan hal utama. (BACA JUGA: Anggaran Siswa Tak Mampu Pemkot Bandung Capai Rp112 Miliar )

"Nomor satu kesehatan, nomor dua kesehatan, nomor tiga kesehatan, baru yang lain-lain. Keselamatan (kesehatan) itu kan gak bisa dibeli.Kalau boleh memilih pasti semua akan lebih memilih pembelajaran physical (tatap muka). Dosen pun stress ngajar daring itu capek sekali. Saya juga sebagai dosen merasakan itu," kata Nizam kepada wartawan di RSP Unpad, Jalan Eyckman Nomor 38, Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (7/8/2020).

Nizam mengemukakan, mahasiswa harus membiasakan diri belajar secara online. Sebab, belajar jarak jauh merupakan pilihan terbaik daripada berpotensi menjadikan kampus sebagai klaster baru penularan virus Corona (COVID-19). Yang terpenting, mahasiswa masih bisa belajar dan berkarya di rumah. (BACA JUGA: Sekolah di Jabar Segera Dibuka, Guru Wajib Jalani Tes PCR )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Geser Paradigma Lama,...
Geser Paradigma Lama, Mahasiswa Didorong Kejar Kompetensi Ketimbang Selembar Ijazah
Gelar Gen Sawit 2026...
Gelar Gen Sawit 2026 di Udayana, BPDP Edukasi Generasi Muda
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Panitia Terima Pesan Misterius dari Kontak Anonim
Mahasiswa Muhammadiyah...
Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Begini Situasinya
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Rekomendasi
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved