Kejam! Kepala Sekolah Diduga Tampar dan Injak Perut Siswa SMP hingga Dirawat di Rumah Sakit
Sabtu, 12 Februari 2022 - 16:30 WIB
loading...
Hendri (15) terbaring lemah di Rumah Sakit Bari Palembang. Pelajar SMP tersebut, diduga menjadi korban kekerasan di sekolah yang dilakukan gurunya sendiri. Foto/iNews TV/Guntur
A
A
A
PALEMBANG - Hanya gara-gara terlambat masuk sekolah, seorang siswa SMP di Kota Palembang, Sumatera Selatan, diduga dianiaya oleh kepala sekolahnya. Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami sakit di bagian perut dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bari Palembang.
Baca juga: Selidiki Dugaan Kekerasan di Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Polisi Bongkar 2 Makam
Korban dugaan kekerasan itu diketahui bernama Hendri. Pelajar berusia 15 tahun tersebut, kini hanya bisa terbaring lemah di rumah sakit. Perutnya mengalami luka, yang diduga akibat diinjak.
Kakak korban, Yustari mengatakan, awalnya adiknya mengalami sakit demam biasa dan harus izin untuk tidak masuk sekolah. Setelah kondisinya membaik korban kemudian masuk sekolah, namun karena korban terlambat datang ke sekolah, kemudian dihukum push up sebanyak 100 kali.
Baca juga: Pecatan Polisi Digerebek Istrinya saat Asyik Setubuhi Mahasiswi Selingkuhannya
"Adik saya mengeluh tak sanggup melakukan push up sebanyak itu, karena kondisinya baru sembuh dari sakit. Kemudian adik saya ditampar dan diinjak oleh kepala sekolah hingga korban mengalami sakit di bagian perut," terang Yustari.
Baca juga: Selidiki Dugaan Kekerasan di Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Polisi Bongkar 2 Makam
Korban dugaan kekerasan itu diketahui bernama Hendri. Pelajar berusia 15 tahun tersebut, kini hanya bisa terbaring lemah di rumah sakit. Perutnya mengalami luka, yang diduga akibat diinjak.
Kakak korban, Yustari mengatakan, awalnya adiknya mengalami sakit demam biasa dan harus izin untuk tidak masuk sekolah. Setelah kondisinya membaik korban kemudian masuk sekolah, namun karena korban terlambat datang ke sekolah, kemudian dihukum push up sebanyak 100 kali.
Baca juga: Pecatan Polisi Digerebek Istrinya saat Asyik Setubuhi Mahasiswi Selingkuhannya
"Adik saya mengeluh tak sanggup melakukan push up sebanyak itu, karena kondisinya baru sembuh dari sakit. Kemudian adik saya ditampar dan diinjak oleh kepala sekolah hingga korban mengalami sakit di bagian perut," terang Yustari.
Lihat Juga :