Tolak Rujuk, Wanita di Palembang Dipukuli Mantan Suami

Jum'at, 04 Februari 2022 - 15:48 WIB
loading...
Tolak Rujuk, Wanita di Palembang Dipukuli Mantan Suami
Ibu dua anak ini telah menjadi korban kekerasan oleh mantan suaminya. SINDOnews/Dede
A A A
PALEMBANG - Video aksi kekerasan yang dilakukan pria terhadap seorang perempuan viral di media sosial. Belakangan diketahui, ternyata korban aksi kekerasan yang babak belur dipukuli tersebut yakni Nisa (30), warga Sukarame Palembang.

Ibu dua anak ini telah menjadi korban kekerasan oleh mantan suaminya, Diki Junaidi alias Kiki (36), yang juga seorang residivis dua kali masuk penjara.

"Kejadian itu terekam kamera CCTV itu di tempat kerja saya. Sebenarnya sudah sering dia melakukan kekerasan ke saya," ujar Nisa saat ditemui, Jumat (4/2/2022).

Video yang terekam kamera CCTV tersebut terjadi Minggu, (30/1/2022) lalu, di sebuah penginapan kawasan Sukarame Palembang tempat Nisa bekerja. Dalam rekaman, pelaku terlihat secara brutal melayangkan pukulan ke tubuh Nisa.

Wajah Nisa langsung dipukul hingga terdorong ke dinding sampai terduduk, kemudian pelaku semakin melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah wajah perempuan berkerudung ini.

Tak hanya itu, pelaku juga terlihat dua kali menendang ke arah wajah dan tubuh. Nisa yang sudah tidak berdaya, bahkan masih menerima beberapa kali pukulan tepat di wajahnya. Baca: Dicecar Terima Fee Proyek, Ini Jawaban Sekda Muba.

Selain itu, pelaku juga berusaha menarik tubuhnya ke lantai sembari melontarkan kata-kata tak pantas berupa umpatan ke perempuan yang sudah memberinya dua anak tersebut.

"Dia mau ngajak saya rujuk, tapi saya tolak. Kasar sekali orangnya, saya capek diperlukan kasar," ungkap Nisa. Baca Juga: Pamer Tari Erotis Tanpa Baju, Selebgram Cantik Kuda Poni Divonis 10 Bulan Penjara.

Atas kasus tersebut, Nisa langsung membuat laporan ke Polsek Sukarame Palembang. Dirinya berharap polisi bisa segera menangkap mantan suaminya itu agar dirinya bisa tenang. "Sampai sekarang saya terpaksa mengungsi. Saya takut pulang ke rumah," ucapnya.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2140 seconds (11.210#12.26)