Kondisi Sosial Ekonomi Pengaruhi Peredaran Narkoba di Indonesia
Rabu, 12 Januari 2022 - 08:39 WIB
loading...
Faktor utama peredaran narkoba di Indonesia adalah kondisi sosial ekonomi masyarakat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Ketua Gerakan Anti Narkoba (Geranat) Sulsel Jamil Misba menyebut peredaran narkoba di Indonesia saat ini semakin sulit dibendung. Faktor utamanya adalah kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Ini sebenarnya agak susah juga kita harap kepolisian karena ini kan terkait dengan kondisi sosial ekonomi rakyat Indonesia. Sangat terpengaruh sekali kondisi sosial dan ekonomi rakyat Indonesia,” ujarnya, saat dikonfirmasi terkait penggagalan peredaran ganda dari Polda Sulsel , Selasa (11/1/2022).
Kondisi sosial ekonomi masyarakat itu dinilai semakin rumit akibat pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang kehilangan sumber pendapatan, sehingga memilih jalan hitam untuk meraup rupiah.
Baca Juga: Dikhawatirkan Kabur, 13 Tersangka Korupsi RS Batua Ditahan di Polda Sulsel
“Sehingga narkoba itu dia menjadi ajang bisnis untuk mengais rezeki. Dulu dia adalah gaya hidup. Sekarang dia bukan lagi gaya hidup tetapi untuk mencari uang,” ucapnya.
“Ini sebenarnya agak susah juga kita harap kepolisian karena ini kan terkait dengan kondisi sosial ekonomi rakyat Indonesia. Sangat terpengaruh sekali kondisi sosial dan ekonomi rakyat Indonesia,” ujarnya, saat dikonfirmasi terkait penggagalan peredaran ganda dari Polda Sulsel , Selasa (11/1/2022).
Kondisi sosial ekonomi masyarakat itu dinilai semakin rumit akibat pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang kehilangan sumber pendapatan, sehingga memilih jalan hitam untuk meraup rupiah.
Baca Juga: Dikhawatirkan Kabur, 13 Tersangka Korupsi RS Batua Ditahan di Polda Sulsel
“Sehingga narkoba itu dia menjadi ajang bisnis untuk mengais rezeki. Dulu dia adalah gaya hidup. Sekarang dia bukan lagi gaya hidup tetapi untuk mencari uang,” ucapnya.
Lihat Juga :