Bentrok 2 Kelompok Genk Motor Pecah di Deliserdang, 1 Tewas 5 Luka-luka

Minggu, 26 Desember 2021 - 22:57 WIB
loading...
Bentrok 2 Kelompok Genk Motor Pecah di Deliserdang, 1 Tewas 5 Luka-luka
Tim DVI saat mengevakuasi korban tewas dari rumah sakit untuk diserahkan kepada keluarga korban. Foto: iNewsTV/Adi Palapa Harahap
A A A
DELISERDANG - Bentrokan dua kelompok geng motor di Kabupaten Deliserdang , Sumatera Utara pecah, Minggu (26/12/2021). Dalam insiden ini satu orang tewas lima lainnya luka.

Bentrokan terjadi di Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang. Dalam bentrokan ini satu anggota geng motor tewas dan lima orang lainnya luka terkena tembakan senjata air softgun.

Baca juga: BREAKING NEWS! Bengkulu Diguncang Gempa

Korban tewas diketahui bernama Alfiansyah (19) warga Jalan Teronojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan.

Jenazah korban yang sebelumnya sempat diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan telah dikembalikan ke pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan.

“Korban tewas dengan luka tembakan senjata air softgun di bagian dada sebelah kiri,” kata Kompol Agustiawan, Kapolsek Percut Sei Tuan.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Mobil, Pos Nataru Porak-poranda

Bentrokan antar dua kelompok geng motor ini tengah dalam penyelidikan pihak Polsek Percut Sei Tuan, sejauh ini dugaan sementara bentrokan antar dua kelompok geng motor yang terdiri dari puluhan remaja disebabkan karena permasalahan sepele.

“Selain korban tewas korban luka luka sebanyak lima orang yang kini masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian,” katanya.

Baca juga: Cekcok Berujung Pembacokan, Tangan Pemuda di Nagan Raya Nyaris Putus

Kompol Agustiawan menyebutkan, sejumlah saksi tengah dalam pemeriksaan pihak kepolisian, guna menangkap pelaku yang menyebabkan korban tewas.

Pelaku yang menyebabkan korban tewas sendiri sudah diketahui identitasnya, namun saat petugas mendatangi rumah terduga pelaku, polisi hanya menemukan sejumlah senjata tajam akan tetapi tidak menemukan pelaku.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1526 seconds (11.210#12.26)