Keteduhan Ipda Taufik Manullang, Puluhan Tahun Jadi Juru Khatib Salat Jumat

Jum'at, 03 Desember 2021 - 18:15 WIB
loading...
Keteduhan Ipda Taufik Manullang, Puluhan Tahun Jadi Juru Khatib Salat Jumat
Ipda Taufik Manullag, ketika jadi khatib salat Jumat di salah satu masjid yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A A A
TAPANULI SELATAN - Jam sudah menunjukkan pukul 11.30 WIB, puluhan jemaah salat Jumat di Masjid Baburrahman, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, mulai berdutun-duyun memasuki masjid. Dari kejauhan, terlihat seorang polisi berseragam lengkap memasuki masjid.

Baca juga: Polri Tegaskan Rekrutmen Anggota dari Santri hingga Hafiz Terus Dilakukan

Tak seberapa lama kemudian, polisi yang diketahui bernama Ipda Taufik Manulang naik ke mimbar untuk menjadi seorang khatib. Seperti biasa, azan langsung berkumandang dari dalam masjid.



Selesai salat, Taufik nampak tersenyum ramah menyambut siapapun yang datang menyapanya. Sepintas, tak ada perbedaan dengan polisi lainnya. Pria yang menjabat sebagai KBO Satbinmas Dai Kamtibmas Polres Tapsel tersebut, juga penegak hukum yang bertugas mengayomi masyarakat.

Baca juga: Semburan Lumpur dan Gas di Kawah Kesongo Blora Gemparkan Media Sosial

Namun, siapa sangka suami dari Idawati Simamora tersebut, sudah puluhan tahun menjadi juru khatib Jumat. Awal mula menjadi juru khatib Salat Jumat, dilakukan Taufik saat dipercaya menjadi salah seorang pengurus Masjid Al Muqorrobin Bhayangkara Polres Tapsel. Saat itu, niatnya timbul agar mampu menjadi seorang khatib.

Menurutnya, tidak mudah menjadi juru khatib. Sebab, dia harus mempersiapkan mental yang kuat untuk berdiri dihadapan ratusan jemaah masjid. Dia juga harus ekstra hati-hati ketika menyampaikan isi ceramah. "Awalnya berlatih, belajar sungguh-sungguh dengan dituntun dan di simak ustaz yang sudah senior," ujarnya.

Baca juga: Polwan Cantik Polda Sumsel Akan Jemput Paksa Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Seksual

Tak hanya itu, Taufik juga belajar secara otodidak dengan membaca buku-buku tuntunan jadi khatib. Menjadi seorang juru khatib, menurut Taufik sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai Polri. "Personil kepolisian itu harus bisa mengedukasi dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Itu yang memotivasi saya," tandasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1305 seconds (10.101#12.26)