Tekan Kasus Stunting, Sumedang Pantau Bayi-Balita Lewat Teknologi Digital
Sabtu, 27 November 2021 - 02:30 WIB
loading...
Bayi dan balita di Sumedang dipantau lewat aplikasi digital dalam upaya menekan angka stunting. Foto/Ilustrasi/Dok
A
A
A
SUMEDANG - Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, berbagai aplikasi digital bermunculan. Selain memudahkan, kehadiran aplikasi digital pun dinilai memberikan solusi yang efektif.
Seperti aplikasi i-Simpati yang diterapkan di Kabupaten Sumedang. Inovasi digital tersebut dibuat untuk menekan angka stunting sebagai salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Tim Densus 88 Antiteror Datangi Kantor MUI Jabar, Ada Apa?
Aplikasi i-Simpati merupakan pola pembangunan dengan pendekatan kolaboratif dimana pemerintah bekerja sama secara pentahelix dengan operator telepon seluler untuk memantau perkembangan bayi, balita, dan anak-anak melalui gadget yang dipegang oleh kader Posyandu.
"Sebagai bentuk pentahelix, Telkomsel membagi smart phone kepada 1.600 kader Posyandu untuk memantau jumlah kasus stunting pada setiap desa dimana di aplikasi i-Simpati tercantum data by name by address yang langsung terintegrasi ke setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah)," terang Bupati Sumedang, Sony Ahmad Munir, Jumat (26/11/2021).
Seperti aplikasi i-Simpati yang diterapkan di Kabupaten Sumedang. Inovasi digital tersebut dibuat untuk menekan angka stunting sebagai salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Tim Densus 88 Antiteror Datangi Kantor MUI Jabar, Ada Apa?
Aplikasi i-Simpati merupakan pola pembangunan dengan pendekatan kolaboratif dimana pemerintah bekerja sama secara pentahelix dengan operator telepon seluler untuk memantau perkembangan bayi, balita, dan anak-anak melalui gadget yang dipegang oleh kader Posyandu.
"Sebagai bentuk pentahelix, Telkomsel membagi smart phone kepada 1.600 kader Posyandu untuk memantau jumlah kasus stunting pada setiap desa dimana di aplikasi i-Simpati tercantum data by name by address yang langsung terintegrasi ke setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah)," terang Bupati Sumedang, Sony Ahmad Munir, Jumat (26/11/2021).
Lihat Juga :