Anggota Dewan Ragukan Status Zona Hijau Kota Palopo
Kamis, 04 Juni 2020 - 09:09 WIB
loading...
Status zona hijau wabah covid-19 Kota Palopo diragukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palopo. Mereka menilai status tersebut tidak sesuai dengan indikasi di lapangan. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
PALOPO - Status zona hijau wabah covid-19 Kota Palopo diragukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palopo. Mereka menilai status tersebut tidak sesuai dengan indikasi di lapangan.
"Niat saya bukan berharap ada warga kita yang positif covid. Namun melihat kondisi Kota Palopo saat ini yang begitu bebas beraktifitas, saya kurang yakin tidak ada warga yang positif. Ini penting dipantau lebih keras lagi oleh tim gugus agar mereka yang terjangkit tidak menularkan ke orang lain," ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Palopo, Baharman Supri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)bersama Dinas Kesehatan, RSUD Sawerigading, serta sejumlah instansi terkait.
Baca : Kabar Baik! Sudah 44 Pasien Covid-19 di Maros Dinyatakan Sembuh
Dalam RDP tersebut, Baharman, mengaku tidak yakin tidak ada warga yang positif covid-19 di Kota Palopo sehingga masuk dalam zona hijau. Legislator Partai Golkat ini mendorong tim gugus untuk bekerja lebih keras lagi dalam melakukan screaning warga.
"Saya mengibaratkan status Palopo ini zona hijau kabur, tidak meyakinkan, itu karena kita hanya menunggu, tidak mencari. Contoh dengan melakukan rapid test massal di pasar dan di setiap kelurahan termasuk di terminal," ujarnya.
"Niat saya bukan berharap ada warga kita yang positif covid. Namun melihat kondisi Kota Palopo saat ini yang begitu bebas beraktifitas, saya kurang yakin tidak ada warga yang positif. Ini penting dipantau lebih keras lagi oleh tim gugus agar mereka yang terjangkit tidak menularkan ke orang lain," ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Palopo, Baharman Supri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)bersama Dinas Kesehatan, RSUD Sawerigading, serta sejumlah instansi terkait.
Baca : Kabar Baik! Sudah 44 Pasien Covid-19 di Maros Dinyatakan Sembuh
Dalam RDP tersebut, Baharman, mengaku tidak yakin tidak ada warga yang positif covid-19 di Kota Palopo sehingga masuk dalam zona hijau. Legislator Partai Golkat ini mendorong tim gugus untuk bekerja lebih keras lagi dalam melakukan screaning warga.
"Saya mengibaratkan status Palopo ini zona hijau kabur, tidak meyakinkan, itu karena kita hanya menunggu, tidak mencari. Contoh dengan melakukan rapid test massal di pasar dan di setiap kelurahan termasuk di terminal," ujarnya.
Lihat Juga :