Lapas Terbuka Pemuda Kelas II B Plantungan, Saksi Bisu Penahanan Gerwani Usai G30S/PKI
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 17:33 WIB
loading...
Bekas bangunan penjara Gerwani di Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi saksi bisu kekerasan yang terjadi usai G30S/PKI. Foto/iNews TV/Edi Prayitno
A
A
A
KEBUMEN - Bangunan-bangunan tua masih berdiri kokoh di sudut komplek Lapas Terbuka Pemuda Kelas II B Plantungan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Lokasinya jauh dari permukiman penduduk, bahkan sebagian sudah hanyut diterjang banjir.
Baca juga: Pesan Terakhir Kolonel Sugiyono Sebelum Dibunuh PKI: Bu Hari Ini Aku Tidak Jadi Makan di Rumah
Sebelumnya, bangunan tersebut juga sempat digunakan sebagai rumah sakit khusus kusta. Sebagian bangunan sudah mengalami renovasi, karena difungsikan sebagai tempat narapidana menjalani hukuman.
Bangunan tua tersebut, ternyata memiliki cerita sejarah tersendiri usai geger G30S/PKI. Di lokasi itulah, pernah digunakan sebagai tempat tahanan bagi ratusan anggota Gerwani dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Pakaian, Kapolda Jabar: Pelakunya Segera Tertangkap
Keberadaan bangunan-bangunan kuno di Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal tersebut, mulai difungsikan menampung para tahanan yang rata-rata anggota Gerwani, sekitar tahun 1967.
Baca juga: Pesan Terakhir Kolonel Sugiyono Sebelum Dibunuh PKI: Bu Hari Ini Aku Tidak Jadi Makan di Rumah
Sebelumnya, bangunan tersebut juga sempat digunakan sebagai rumah sakit khusus kusta. Sebagian bangunan sudah mengalami renovasi, karena difungsikan sebagai tempat narapidana menjalani hukuman.
Bangunan tua tersebut, ternyata memiliki cerita sejarah tersendiri usai geger G30S/PKI. Di lokasi itulah, pernah digunakan sebagai tempat tahanan bagi ratusan anggota Gerwani dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Pakaian, Kapolda Jabar: Pelakunya Segera Tertangkap
Keberadaan bangunan-bangunan kuno di Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal tersebut, mulai difungsikan menampung para tahanan yang rata-rata anggota Gerwani, sekitar tahun 1967.
Lihat Juga :