Karantina Pertanian Ternate Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ekor Biawak di Kapal

Kamis, 30 September 2021 - 09:16 WIB
loading...
Karantina Pertanian Ternate Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ekor Biawak di Kapal
Karantina Pertanian Ternate Wilayah Kerja Kabupaten Sula mengamankan 32 ekor biawak tak bertuan. iNews TV/Ismail
A A A
TERNATE - Karantina Pertanian Ternate Wilayah Kerja Kabupaten Sula mengamankan 32 ekor biawak tak bertuan. Puluhan ekor biawak itu ditemukan petugas Karantina Pertanian Ternate Wilker Sanana saat melakukan patroli di KM Bunda Maria di Pelabuhan Sanana, Kepulauan Sula. Biawak tersebut disembunyikan di bagian sudut ruangan dapur kapal.

Puluhan biawak itu berasal dari Dofa dengan daerah tujuan tidak jelas. Rute perjalanan KM Bunda Maria dari Kepulauan Sula akan berakhir di Manado. Selain biawak, petugas karantina juga menemukan 3 ekor ayam Bangkok dan 1 box daging babi tanpa sertifikat kesehatan.

“Setiap lalu lintas komoditas hewan dan tumbuhan, termasuk produk turunannya harus dilengkapi sertifikat kesehatan dari karantina. Ini untuk mencegah tersebarnya hama dan penyakit hewan dan tumbuhan. Tidak ada yang bisa menjamin hewan dan produk hewan yang kita temukan ini sehat jika tidak diperiksa terlebih dahulu," kata Yusup Patiroy, Kepala Karantina Pertanian Ternate, Kamis (30/9/2021).

Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan bahwa modus para penyelundup sangat beragam. Namun, pihaknya selalu berupaya untuk mengamankan dan mewaspadai setiap modus yang semakin berkembang. Baca: Polisi Kembali Periksa 4 Saksi Kunci Pembunuhan Ibu dan Anak hingga Dini Hari, Ini Kata Pengacara.

Puluhan biawak yang ditemukan saat ini diamankan di kantor Karantina Ternate Wilayah Kerja Sanana. Sementara itu, terhadap ayam Bangkok dan daging babi dilakukan pemeriksaan. Setelah dinyatakan sehat, dikeluarkan sertifikat kesehatan.

“Biawak termasuk satwa liar, sehingga harus ada perizinan khusus. Selain pencegahan hama penyakit hewan dan tumbuhan, karantina juga bertanggung jawab dalam pelestarian sumber daya alam hayati hewan dan tumbuhan Maluku Utara. Oleh karena itu, kita selalu bekerja sama dengan instansi terkait di tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran,” pungkas Yusup. Baca Juga: Ugal-ugalan di Jalanan Kota Tasik, 10 Remaja Diamankan Polisi.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2092 seconds (10.101#12.26)