Kondisi Keamanan dan Pandemi Covid-19 Dinilai Jadi Penghambat Pembangunan
Rabu, 29 September 2021 - 13:31 WIB
loading...
Foto: Doc. Pemkab Puncak
A
A
A
TIMIKA - Kondisi keamanan dua tahun terakhir yang tidak begitu kondusif serta persoalan wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Puncak dinilai menyebabkan berbagai program pembangunan fisik yang sudah direncanakan pemerintah daerah Kabupaten Puncak, belum bisa terlaksana dengan maksimal.
Para kontraktor sulit melaksanakan kegiatan fisik di lapangan. Mereka takut dengan berbagai ancaman keamanan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Puncak Willem Wandik saat membuka Rapat Paripurna pertama Upacara Pembukaan sidang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Puncak 2021, masa sidang ketiga tahun 2021, di Timika pada Selasa, (28/9/2021).
“Kita bisa saja membuat program-program yang tinggi, besar, banyak, jika tidak dibarengi dengan kondisi keamanan yang kondusif, program tidak akan jalan, pihak ketiga merasa takut untuk kerja di Lapangan,” katanya.
Ia menyatakan daerah Puncak membutuhkan pembangunan infrastruktur yang banyak, karena daerah baru dimekarkan, berada di daerah tersulit, terpencil. Ia juga menyampaiakan pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi melalui dana Otsus untuk pembangunan jalan dan jembatan,lapangan terbang. Namun jika keamanan tidak kondusif, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.
Sehingga alumni strata dua Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini mengimbau pada para inteletual, politikus asal Puncak, maupun masyarakat untuk bersama-sama memberikan jaminan keamanan di Puncak, sehingga pembangunan bisa jalan dengan maksimal.
“Kita sama-sama hadirkan surga di Kabupaten Puncak, ada keamanan yang baik, kedamaian, dengan demikian pembanguhan bisa berjalan dengan baik, masyarakat sejahtera, maka apa yang disebut surga yang kita impikan itu bisa dinikmati di Kabupaten Puncak,” tuturnya.
Para kontraktor sulit melaksanakan kegiatan fisik di lapangan. Mereka takut dengan berbagai ancaman keamanan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Puncak Willem Wandik saat membuka Rapat Paripurna pertama Upacara Pembukaan sidang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Puncak 2021, masa sidang ketiga tahun 2021, di Timika pada Selasa, (28/9/2021).
“Kita bisa saja membuat program-program yang tinggi, besar, banyak, jika tidak dibarengi dengan kondisi keamanan yang kondusif, program tidak akan jalan, pihak ketiga merasa takut untuk kerja di Lapangan,” katanya.
Ia menyatakan daerah Puncak membutuhkan pembangunan infrastruktur yang banyak, karena daerah baru dimekarkan, berada di daerah tersulit, terpencil. Ia juga menyampaiakan pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi melalui dana Otsus untuk pembangunan jalan dan jembatan,lapangan terbang. Namun jika keamanan tidak kondusif, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.
Sehingga alumni strata dua Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini mengimbau pada para inteletual, politikus asal Puncak, maupun masyarakat untuk bersama-sama memberikan jaminan keamanan di Puncak, sehingga pembangunan bisa jalan dengan maksimal.
“Kita sama-sama hadirkan surga di Kabupaten Puncak, ada keamanan yang baik, kedamaian, dengan demikian pembanguhan bisa berjalan dengan baik, masyarakat sejahtera, maka apa yang disebut surga yang kita impikan itu bisa dinikmati di Kabupaten Puncak,” tuturnya.
Lihat Juga :